
Menpora Imam Nahrawi saat menyambut dua pendaki perempuan Indonesia, Fransiska dan Mathilda di Bandara Soekarno-Hatta
Jawapos.com - Menpora Imam Nahrawi meminta kepada atlet Indonesia untuk Asian Games 2018 bisa meniru prestasi dua pendaki Seven Summits yakni Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari. Para atlet diharapkan meraih medali emas di multievent terbesar se-Asia. Semangat pantang menyerang Fransiska dan Mathilda hendaknya menjadi teladan para atlet Indonesia di Asian Games 2018.
Seperti diketahui, Fransiska dan Mathilda menjadi dua pendaki perempuan pertama dari Indonesia yang menaklukkan 7 puncak tertinggi dunia. Mereka tercatat sebagai pendaki perempuan Indonesia yang tergabung dalam Seven Summit Expedition. Pendakian dua mahasiswi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) untuk menaklukkan 7 puncak tertinggi dunia berawal dari Carstensz Pyramid pada 13 Agustus 2014.
Selepas itu, lima atap dunia lainnya mereka daki pada 2015 hingga 2017. Berturut-turut yakni Elbrus, Kilimanjaro, Aconcagua, Vinson Massif, dan Denali. Terakhir, dua srikandi yang membawa nama The Women Of Indonesia's Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (Wissemu) berhasil menaklukkan puncak gunung Everest pada 17 Mei 2018 pukul 05:50 waktu Nepal atau 07:15 WIB.
Ini menjadi catatan sejarah baru bagi Indonesia. Terlebih mereka merupakan perempuan Indonesia pertama yang menaklukkan 7 gunung tertinggi di dunia tersebut.
"Kita melihat mereka kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Mereka meraih prestasi menawan. Dan untuk atlet Indonesia di Asian Games 2018 nanti, juga harus berprestasi," ujar Menpora di Banda Soekarno-Hatta, Jumat (1/6).
Para atlet dapat mengambil sisi positif dari prestasi menawan Fransiska dan Mathilda. Seperti halnya penguatan mental. Maklum saja, tidak banyak orang yang berani meninggalkan keluarga untuk waktu yang cukup lama serta bertaruh nyawa.
Menpora Imam Nahrawi melihat kematangan mental ada pada diri Fransiska dan Mathilda. Mereka rela meninggalkan kebahagiaan bersama keluarga, saudara dan teman-temannya.
"Saya rasa, kita atau atlet juga bisa mempelajari sisi positif seperti mental mereka (Fransiska dan Mathilda). Mereka rela meninggalkan kebahagiaan bersama teman-teman, keluarga, dan lingkungan. Mereka hanya berpikir saatnya mengulang sejarah besar," pungkas Menpora Imam Nahrawi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
