
Tim putri Jakarta Elektrik PLN tak mengubah banyak komposisi pemain, cuma tosser dan dua legiun asing.
JawaPos.com - Juara bertahan tim putri Proliga, Jakarta Elektrik PLN, tak akan lagi menggunakan jasa tosser Novita Dinda Pratama pada musim ini. Posisinya akan digantikan oleh Yolana Betha Pangestika yang musim lalu membela Jakarta PGN Popsivo Polwan.
Kepergian Dinda ke PGN Popsivo Polwan memang membuat Elektrik PLN langsung bergerak mencari tosser mumpuni untuk mengarungi Proliga 2017. Apalagi, performa Dinda tengah menanjak sejak gelaran Proliga tahun lalu usai didaulat menggantikan Tri Retno Mutiara yang hijrah ke Jakarta Pertamina Energi.
Namun, status Dinda yang memilih karier sebagai polisi wanita (polwan) membuatnya merapat ke Popsivo. Elektrik PLN sendiri segera memboyong Tata -sapaan akrab Yolana- sebagai pengganti. Selain Tata, untuk posisi tosser tim asuhan pelatih asal Tingkok, Tian Mei ini juga memiliki kemuning Dyah Ayu, yang tahun lalu membela Gresik Petrokimia.
"Komposisi tim kami hampir 90 persen pemain yang memperkuat tahun lalu. Perbedaan hanya di tosser dan pemain asing. Dinda kalau tidak salah masuk Popsivo karena sekarang dia kan sudah polwan. Tahun ini kami pakai Tata sebagai tosser, mudah-mudahan bisa membawa kami juara lagi," ujar Manajer Elektrik PLN, Heri Hermawan, kepada JawaPos.com.
Sementara soal pemain asing, Elektrik PLN tak akan lagi menggunakan jasa duo Tiongkok, Wang Yimei dan Zhang Lei, yang tahun lalu berhasil membantu meraih gelar juara. Pada tahun ini, PLN akan bereuni dengan pevoli asal Venezuela, Maria Jose Perez yang juga sukses mempersembahkan gelar juara pada dua tahun lalu, ditambah satu legiun asing asal Amerika Serikat, Lindsay Marie Stalzer.
"Di Tiongkok kan sekarang ada semacam PON-nya di sana. Jadi semua pemain sana enggak boleh main di luar," jelas Heri.
Stalzer tercatat terakhir kali membela tim Filipina, Foton Tornadoes. Opposite Hitter berusia 32 tahun itu juga pernah bersua Elektrik PLN pada kejuaraan antarklub Asia di Manila saat membela Foton Philipinas.
Sementara, Maria Jose Perez sudah familiar karena pernah bahu-membahu menjuarai Proliga 2015 bersama pemain yang tahun ini masih menghuni tim Elektrik PLN seperti Berllian Marsheilla, Yolla Yuliana, Wilda Siti Nurfadhilah, Dian Wijayanti, Chika Swinerlin, dan Aprilia Manganang.
Dengan amunisi yang sebagian besar masih sama, , Elektrik PLN berharap bisa mencatat hat-trick juara beruntun. Namun, persaingan pada Proliga tahun ini dipastikan akan lebih ketat karena jumlah tim meningkat ketimbang tahun sebelumnya.
Selain Pertamina Energi yang menjadi finalis tahun lalu, ancaman lain datang dari Gresik Petrokimia, Batam Sindo BVN, Jakarta PGN Popsivo Polwan, dan dua tim yang comeback, Bandung Bank BJB serta Jakarta BNI 46.
"Saya kira semua tim menjadi pesaing dan harus diwaspadai karena komposisi tim sekarang pasti berubah dari tahun lalu. Jumlah tim yang lebih banyak juga saya kira lebih bagus jadi makin kompetitif dan meramaikan kompetisi," pungkas Heri. (ira/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
