
Sekjen PSI Raja Juli Antoni mendampingi Ketua Umumnya Grace Natalie
JawaPos.com - Sekjen Partai Solidaritas Indoensia (PSI) Raja Juli Antoni twitwar dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Kedua saling serang soal pengurusan partai, Presidential Treshold (PT), dan siapa sosok cawapres yang akan mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang.
Menanggapi pernyataan tersebut, Toni memastikan partainya akan lolos Presidential Treshold. Namun, dia mengingatkan membangun diskursus politik yang beradab juga menjadi kewajibannya.
Semula Fadli Zon menulis twit di akunnya yang dialamatkan langsung ke Toni Rajajuli.
"Anda urus partai sendiri aja belum tentu lolos PT. Demokrasi memang berat, perlu sabar, dedikasi, kerja keras dan keberpihakan pada rakyat bukan cukong, " tulis Fadli Zon melalui media twitter, Kamis (21/6).
Lantas Twit itu dibalas langsung oleh Toni.
"Tentu saya urus partai saya, InsyaAllah 4 persen tidak sulit dicapai dengan kerja keras. Sambil ngurus partai kewajiban saya membangun diskursus politik yang beradab. Politik jujur bukan nyinyir dan asbun seperti yang kerap anda lakukan," tegasnya.
Lebih jauh Toni menuturkan, PSI akan lolos Presidential Treshold. Namun demikian, baginya mencapai semua itu harus dibangun dengan diskursus politik yang beradab. Hal itu adalah kewajiban bagi para politisi.
Dia lebih mengkritisi sikap politikus Partai Gerindra itu yang tidak perlu nyinyir mendesak Jokowi mengumumkan cawapresnya. Sebab partai-partai pendukung petahana terus berkoordinasi dan berkomunikasi.
Kata dia, prinsipnya sudah ada common plarfom atau titik temu antar-partai untuk menjadikan Pak Jokowi sebagai presiden lima tahun ke depan. "Ujungnya, Pak Jokowi jadi presiden, siapa pun wapresnya," katanya.
Menurut Toni, Fadli Zon lebih baik fokus menggenapkan persyaratan pencapresan Prabowo. Sebab sampai saat ini, belum ada partai selain Gerindra, yang secara tegas mendukung mantan Danjen Kopassus itu.
"Fadli Zon tidak perlu sibuk urus Pak Jokowi, urus saja Pak Prabowo yang terancam tidak bisa menjadi capres, karena belum memenuhi syarat minimal undang-undang," tandasnya.
Seperti diketahui, pada Minggu (17/6) Fadli Zon sempat menyinggung cawapres Jokowi. Dia meminta incumbent mengumumkan cawapres secepatnya. "Kalau incumbent itu punya kepercayaan diri, umumkanlah dari sekarang. Jangan wacana-wacana mulu," kata Fadli.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
