
Stasiun KA Simpang Haru, Padang dipadati ratusan pengunjung yang hendak menjajal perjalanan menggunakan KA Minangkabau Ekspres menuju BIM.
JawaPos.com - Keberadaan Kereta Api (KA) Bandara Minangkabau Ekspres di Sumatera Barat (Sumbar) tidak sekadar moda transportasi penumpang pesawat yang hendak pergi ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman.
KA Bandara yang diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi itu juga dinikmati pengunjung sebagai ajang berwisata. Buktinya, jumlah penumpang KA dari stasiun Simpang Haru menuju BIM ini mengalami peningkatan drastis selama libur Lebaran.
Di hari biasa, dalam satu kali perjalanan KA yang didominasi warna hijau putih ini hanya mengangkut sekitar 30 orang penumpang saja. Namun, saat libur Lebaran ini KA Bandara bisa mengangkut lebih dari 390 orang dengan kapasitas penuh. Dengan begitu, terjadi peningkatan penumpang hingga 13 kali lipat dibanding hari biasa atau naik 1.200 persen.
Kepala Stasiun Padang, Afrizal mengatakan, KA Minangkabau Ekspres biasanya ramai pengunjung di akhir pekan atau libur nasional. Sedangkan di hari biasa, keterisian KA masih sangat rendah.
"Meningkatnya penumpang KA ini karena dimanfaatkan keluarga untuk jalan-jalan. Sejak H+1 sampai kini masih full," katanya di Padang, Selasa (19/6).
Pihaknya memprediksi, keramaian penumpang akan terus tinggi hingga masa cuti bersama habis. "Ada yang memang dari BIM ke Padang. Tapi, kebanyakan penumpang menuju BIM dan kembali lagi ke stasiun Simpang Haru Padang," kata Afrizal.
Sebetulnya, KA Minangkabau Ekspres diperuntukkan kepada masyarakat yang mengakses BIM dari Stasiun Simpang Haru, Kota Padang. Namun, keberadaannya justru menarik minat masyarakat untuk memanfaatkannya sebagai tumpangan wisata.
"Harga tiketnya murah, KA-nya bagus. Ya, cocok untuk jalan-jalan dan tidak menguras kocek banyak," kata Andra, 32, yang menaiki KA dari Simpang Haru menuju BIM.
KA Minangkabau Ekspres sendiri baru beroperasi untuk 5 kali perjalanan pulang-pergi dalam satu hari. Titik keberangkatannya mulai dari Stasiun Simpang Haru dan berhenti di Stasiun Tabing, Stasiun Duku, dan tiba di Stasiun BIM, dan begitu pula rute sebaliknya dari BIM.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
