
TALI ASIH: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono memberikan tali asih dan bingkisan kepada korban dan keluarga korban terorisme di Solo, Sabtu (16/6).
JawaPos.com - Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono memberikan tali asih kepada anggota polri yang menjadi korban teroris yang terjadi di Solo beberapa tahun lalu. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke 72. Pemberian tali asih dan bingkisan ini diadakan di Mapolresta Solo, Sabtu (16/6).
Usai memberikan tali asih, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, bahwa dalam Hari Bhayangkara ke-72 jajaran Polda Jateng mengadakan kegiatan sosial dan anjang sana. Dan salah satunya adalah mengunjungi keluarga anggot Polri yang menjadi korban terorisme.
"Kami memberikan tali asih dan juga bantuan berupa bingkisan dan sembako. Kegiatan ini juga untuk menjalin tali silaturahmi dengan para keluarga korban terorisme," ungkapnya kepada JawaPos.com.
Para korban yang menerima tali asih diantaranya Ipda Bambang Adi Cahyanto yang menjadi korban bom yang terjadi di Mapolresta Solo pada tahun 2016 lalu. Kemudian Brigadir Kukuh Budiyanto yang menjadi korban penembakan saat berjaga di Pos Polisi di Gemblegan. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada keluarga anggota Polri yang menjadi korban penembakan teroris di pos polisi di Gemblegan yakni Aipda Endro Margiyanto. Lalu juga keluarga Aipda Dwi Data Subekti yang meninggal akibat ditembak teroris di pos polisi Singosaren.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda berpesan agar keluarga maupun korban agar tetap tegar dan tidak gentar dalam menghadapi aksi terorisme yang ada. Sementara bagi keluarga anggota polisi yang gugur saat bertugas agar mengiklaskannya. "Selain memberikan tali asih dan bantuan ini kami juga akan terus memberikan perhatian kepada keluarga korban terorisme ini," ungkapnya.
Niken Sri Parawani yang merupakan istri dari Aipda Dwi Data mengatakan, bahwa dirinya sudah mengiklaskan kepergian suaminya. Meskipun awalnya dirinya sangat terpukul saat mengetahui bahwa suaminya menjadi korban penembakan terorisme. "Sampai sekarang pun saya masih tidak berani melihat pos polisi yang menjadi tempat penembakan itu," katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
