
Relawan ACT bersama petugas lainnya ikut mengevakuasi puing-puing materil gempa di Sumenep
JawaPos.com - Warga empat desa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur merayakan Idul Fitri dengan duka. Menjelang hari kemenangan itu tiba, mereka dikejutkan dengan gempa bumi yang mengguncang pada Rabu (13/6) malam. Akibat kejadian itu rumah dan musala mereka roboh.
Tentunya hari kemenangan yang dinantikan dengan suka cita itu berubah dengan sekejap mata. Namun warga yang menjadi korban tidak sendiri. Di tengah kesedihannya, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) datang memberikan bantuan kepada para korban. Bantuan itu supaya mereka bisa ikut indahnya hari nan fitri yang jatuh hari ini, Jumat (15/6).
GM komunikasi ACT Lukman Azis Kurniawan menuturkan, pihaknya datang untuk memberikan bantuan pada korban. Setidaknya kehadiran ACT bisa mengobati tangisan atau duka korban.
"ACT datang untuk membantu meringankan beban saudara kita yang menjadi korban gempa di Sumenep," ungkap Lukman Azis kepada JawaPos.com, Kamis (14/6).
Adapun bantuan yang diberikan ACT yakni kegiatan emergency. Berupa pembersihan puing-puing bangunan rumah dan madrasah yang roboh, pembagian makanan siap santap. Makanan itu dimanfaatkan untuk berbuka puasa oleh 200 jiwa. Pembagian mi instan sebanyak 10 dus karton, pembagian air mineral gelas sebanyak 10 dos karton
Diketahui gempa Sumenep yang mengguncang lima desa meliputi Desa Bula'an, Batu Putih, Sergen, Dasuk Timur, dan Kecer.
Peristiwa itu mengakibatkan kerusakan di 3 desa (Kecamatan Batu Putih) dan 2 desa (Kecamatan Dasuk). 36 rumah mengalami rusak ringan sampai rusak berat
. Satu madrsah Diniah Nurul Huda ambruk, 1 musala rusak ringan.
Sedangkan korban nonmateriil yakni menimppa tiga orang mengalami luka-luka. "Korban luka akibat tertimpa puing-puing bangunan dan genteng," sambung Lukman
.
Menurutnya, ACT selalu hadir untuk kemanusiaan walau di tengah libur panjang Idul Fitri. Menurut Lukman, bencana alam atau peristiwa sosial tidak mengenal libur. Untuk itu pihaknya selalu siap hadir tengah-tengah masyarakat yang merasakan kedukaan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
