Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Juni 2018 | 18.15 WIB

Ekonom Nilai Chairul Tanjung Mampu Menjadi Cawapres

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Chairul Tanjung beserta istri Anita Ratnasari. CT dinilai sosok yang layak sebagai cawapres. - Image

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Chairul Tanjung beserta istri Anita Ratnasari. CT dinilai sosok yang layak sebagai cawapres.

JawaPos.com - Indonesia memerlukan pemimpin yang ahli dalam bidang ekonomi. Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 diharapkan dapat membawa Indonesia terlepas dari jebakan kelas menengah dan masalah ekonomi krusial lainnya.


Menanggapi nama-nama yang beredar, ekonom Didik J Rachbini menilai Chairul Tanjung merupakan salah satu figur yang mampu membawa Indonesia terlepas dari permasalahan ekonomi. Ia pun berpendapat, pria yang akrab disapa CT itu layak dipertimbangkan sebagai calon wakil presiden (cawapres).


"Sosok CT, menurut saya, adalah calon pemimpin tepat waktu, tepat masa, dan tepat keahlian, karena Indonesia berada di persimpangan jalan demokrasi yang memerlukan penyelesaian ekonomi dan solusi ekonomi politik yang cermat pada saat ini," kata Didik dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Minggu (10/6).


Menurut Didik, kepiawaan CT dalam dunia bisnis sudah dibuktikan dalam kelompok usahanya yang menyebar ke seluruh penjuru tanah air. Baik dalam bidang retail, media, perbankan, properti dan sebagainya.


"Kepemimpinan manajerialnya sudah teruji dan di atas kemampuan rata-rata. Sehingga bisa disumbangkan untuk solusi manajerial hal-hal teknikal di organisasi pemerintahan," lanjutnya.


Lebih lanjut dia mengatakan, sosok CT yang berpengalaman sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, telah banyak menyelesaikan agenda penting. "Pengalaman dan kesempatan pendek dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah-masalah krusial dalam ekonomi, infrastruktur, perdagangan, dan sebagainya," urai Didik.


Sebelumnya, ketika dipercaya sebagai Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), CT sukses menyatukan 21 anggota KEN dengan pemikiran dan mahzab yang berbeda-beda. Meskipun bukan politisi, namun secara politik CT diterima di kalangan partai.


Bahkan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, CT sempat dipercaya oleh banyak partai untuk menjadi calon gubernur. Tetapi CT belum berkenan dan belum bersedia.


"CT adalah figur yang religius, haji yang tekun dalam ibadah, tetapi berasal dari
keluarga nasionalis. Sosok seperti ini bisa menyatukan dua kelompok besar di negeri ini, yakni kalangan nasionalis dan golongan Islam," klaimnya.


Oleh karena itu, imbuh Didik, jika CT tampil sebagai cawapres, maka ia akan mendapat banyak dukungan, tanpa ada resistensi yang keras.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore