
PADAT: Arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Malang Raya.
JawaPos.com - Arus mudik lebaran sudah mulai terlihat di kawasan Kabupaten Malang, Sabtu (9/8). Berdasarkan pantauan JawaPos.com, arus kendaraan padat sejak pagi hingga siang.
Semakin padat ketika mendekati dan usai jam makan siang hingga sore hari. Arus kendaraan sudah mulai padat di Flyover Arjosari, Kota Malang hingga sepanjang jalan nasional menuju Surabaya.
Untuk arus arah Surabaya menuju Malang, kepadatan sudah terlihat sejak dari pintu masuk Kabupaten Malang, di Lawang. Arus kendaraan mulai terpecah di Sumberwuni. Ini karena, ada pengoperasian tol fungsional Malang Pandaan.
Namun, di kawasan Singosari, arus lalu lintas kembali memadat. Jalanan padat merayap dan didominasi oleh roda empat dan roda dua.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com di lapangan, di persimpangan Karanglo, Singosari, terlihat tumpukan arus kendaraan. JawaPos.com mencoba menghitung kendaraan yang masuk dari Surabaya ke Malang Raya. Meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.
Dalam semenit, kendaraan yang masuk dari arah Surabaya menuju Malang Raya, sekitar 100 per menit. Itu hanya untuk kendaraan roda dua.
Sementara itu, untuk kendaraan roda empat yang masuk ke Malang dari Batu dan Surabaya, berjumlah 45 unit per menit. Sedangkan untuk kendaraan roda empat dan besar, dari arah Surabaya menuju Batu, berjumlah 60 unit per menit.
Jika dilihat dari data tersebut, dalam semenit ada sebanyak 220 unit kendaraan yang masuk ke Malang Raya dari arah Surabaya. Artinya, dalam satu jam ada sekitar 1.320 kendaraan yang masuk. Didominasi oleh roda dua.
Kanit Turjawali Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik, menjelaskan, arus mudik sudah tampak sejak Jumat (8/6). Kendaraan dari arah Surabaya lebih banyak jika dibandingkan dengan kendaraan dari arah Malang.
"Diperkirakan, puncak arus mudik satu hari sebelum lebaran dan tiga hari jelang lebaran," katanya kepada JawaPos.com, Sabtu (9/6).
Dia mengimbau kepada para pemudik, agar mematuhi aturan lalu lintas dan melengkapi surat kendaraan. Selain itu, jika merasa ngantuk, hendaknya menepi dan beristirahat.
"Berhati-hatilah dalam berkendara dan tetap menjaga keselamatan," tegas dia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
