Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Juni 2018 | 19.43 WIB

Diduga Tolak Pancasila, Dua Dosen UGM Dinonaktifkan

Kampus UGM Jogjakarta. - Image

Kampus UGM Jogjakarta.

JawaPos.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta menonaktifkan dua dosen. Mereka diduga menolak Pancasila sebagai ideologi negara. Selanjutnya, nasib kedua dosen akan dipertimbangkan Dewan Kehormatan Universitas (DKU).


Sebelum penonaktifan, kedua dosen telah diajak berdialog dan diminta penjelasan di Gedung Pusat UGM, Jumat (8/6) kemarin. Materinya seputar Pancasila sebagai pandangan ideologi negara.


"Hasil dialog segera diserahkan kepada Dewan Kehormatan Universitas untuk dilakukan proses lebih lanjut," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Aryani, Sabtu (9/6).


Demi kelancaran proses di DKU, maka kedua dosen dinonaktifkan sementara dari jabatan struktural. Nantinya, rekomendasi dari DKU menjadi pertimbangan utama bagi pimpinan universitas untuk mengambil langkah selanjutnya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua dosen itu diduga menolak Pancasila sebagai ideologi negara karena aktivitasnya di media sosial. Yaitu menunjukkan rasa simpati terhadap organisasi yang telah dilarang pemerintah.


Sebelum organisasi itu dilarang pemerintah, mereka diketahui pernah mengikuti pelatihan-pelatihan. Di UGM, kedua dosen itu menjabat sebagai Kepala Departemen serta Kepala Laboratorium di Fakultas Teknik.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore