Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Juni 2018 | 07.38 WIB

Antisipasi Teroris Saat Mudik Lebaran, Begini Pesan Wakapolda Jabar

Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Supratma. - Image

Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Supratma.

JawaPos.com - Menjelang mudik 2018, Pemerintah Jawa Barat bersama Polri, TNI dan instansi terkait bersinergi mengamankan lalu lintas arus mudik dan balik dengan dilengkapi senjata. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kelompok teroris yang mengganggu keamanan Jawa Barat.


Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Supratman mengatakan para petugas pengamanan arus mudik operasi ketupat akan dipersenjatai. Bahkan personel tidak diperbolehkan bertugas seorang diri.


"Personel tidak ada yang sendiri. Kemudian ada beberapa yang anggota diberi senjata. Rekan-rekan dari Brimob juga sudah siap membantu di beberapa titik untuk melakukan penjagaan bersama," kata Supratman usai memimpin apel di depan Gedung Sate, Bandung, Rabu (6/6).


Adapun, pos polisi khusus yang dibuat dengan plat baja yakni di daerah Limbangan. Diketahui, Polres Limbangan berinisiatif membuat sedemikian rupa pos tersebut dengan sentuhan baja.


"Kapolres nya ada inovasi jadi tepat di depannya (pos) dibikin ada baja beberapa mili, saya rasa itu kita perlu, kan bagus untuk memberikan rasa aman kepada pemudik," ungkapnya.


Diketahui, sebanyak 23117 personel gabungan akan bertugas mengamankan arus mudik dan balik 2018. Ada 339 pos pengamanan dan ada 33 pos pelayanan di wilayah Jawa Barat. Pos tersebut ditempatkan di rest area atau tempat tertentu.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore