Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Juni 2018 | 19.11 WIB

DPR Jadi Sasaran Teror, Polri Tingkatkan Keamanan Objek Vital

GELEDAH: Sejumlah petugas gabungan tengah melakukan penggeledahan di Gelanggang Mahasiswa, FISIP Universitas Riau, Sabtu (2/6). - Image

GELEDAH: Sejumlah petugas gabungan tengah melakukan penggeledahan di Gelanggang Mahasiswa, FISIP Universitas Riau, Sabtu (2/6).

JawaPos.com - Gedung DPR belakangan menjadi sasaran aksi teror. Hal ini terungkap dari pengakuan terduga teroris yang ditangkap di Universitas Riau beberapa hari lalu.


Mengantisipasi serangan tersebut, Polri kabarnya memperketat pengamanan di sejumlah objek vital, tak hanya Gedung DPR. "Saya kira semua objek vital kami perketat dan kami amankan. Tapi tidak dalam nuansa ketakutan," ujar Karopemnas Divhumas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal di kantornya, Senin (4/6).


Iqbal mengatakan, ada peningkatan strategi khusus dalam pengamanan objek vital tersebut. Mulai dari penambahan jadwal patroli dari tiga menjadi enam kali sehari, hingga penambahan CCTV.


"Kami dorong juga beberapa elemen masyarakat terujung, RT/RW untuk wake up, untuk lebih memberdayakan masyarakat, menyambangi masyarakatnya, mengenali semua warganya, terus ronda keliling," tuturnya.


Iqbal menambahkan, akan menggandeng pemangku kepentingan lain untuk meningkatkan upaya pengamanan tersebut. "Termasuk rekan-rekan TNI karena kami nggak bisa bekerja maksimal kalau sendiri," pungkasnya.


Sebelumnya, Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap Zamzam di Universitas Riau (Unri). Kejadian ini bermula pada pukul 13.30 WIB ketika Densus 88 melakukan penggeledahan dan menemukan bom rakitan di Fisipol Unri, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan Kota, Pekanbaru, Provinsi Riau.


Zamzam merupakan alumnus Unri. Dia diduga memiliki kemampuan membuat bom TATP (triacetone triperoxide) atau yang dikenal dengan istilah the Mother of Satan.


Zamzam juga memublikasikan cara pembuatan bom di grup jejaring Telegram. Zamzam berencana melakukan serangan terhadap sejumlah objek vital, yakni di kantor DPR RI dan DPRD.


Dari tangan Zamzam, Densus 88 mengamankan 2 buah bom pipa besi yang sudah jadi, 2 handak (bahan peledak) TATP yang sudah jadi, material bahan peledak, 2 buah busur panah, 8 buah anak panah, 1 buah senapan angin, dan 1 buah granat tangan rakitan.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore