Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Juni 2018 | 12.46 WIB

Pesan 'Tersembunyi' Di Balik Aksi Gatot Cium Tangan SBY

Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mencium tangan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono - Image

Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mencium tangan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono

JawaPos.com - Aksi cium tangan yang dilakukan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo belakangan menjadi perbincangan. Belum lama, Gatot mencium Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.


Tak sedikit yang menafsirkan hal tersebut merupakan sebuah 'kode' khusus.


Menurut Pengamat Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, Gatot memberikan kode kepada para elit politik di negeri ini bahwa dia adalah orang yang berada dipihak SBY.


Dengan kata lain, dalam pilpres nanti dia akan menurut pada perintah SBY.


"Iya, itu ngasih kode komunikasi politik, ‘saya nurut SBY’,” ujar pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL (Jawa Pos Grup), Senin (4/6).


Kode dari Gatot itu diyakini turut mengundang bahaya bagi pencapresannya di Pilpres 2019. Sebab, dia seolah menutup pintu untuk didukung poros Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.


Namun demikian, Hendri menyebut bahwa peluang Gatot didukung poros Mega dan Prabowo masih ada. Salah satunya, dia menyarankan agar Gatot melakukan hal yang sama ke SBY, kepada Mega dan Prabowo.


"Kalau sampai cium tangan keren itu usahanya. Asal yang punya tangan mau dicium," tukasnya.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore