Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Juni 2018 | 09.30 WIB

Lawan Persib Ditunda, Lawan Persija pun Ditunda Pula

DITUNDA: Suasana Stadion Sultan Agung Bantul, usai pembatalan laga Persija lawan Persebaya pada Minggu (3/6). - Image

DITUNDA: Suasana Stadion Sultan Agung Bantul, usai pembatalan laga Persija lawan Persebaya pada Minggu (3/6).

JawaPos.com - Duel klasik antara Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung Bantul, pada Minggu (3/6) terpaksa ditunda.


Untuk yang ke-2 kalinya, pertandingan yang harusnya dijalani oleh Tim Bajul Ijo tersebut urung dilaksanakan. Penundaan pertandingan dilakukan atas pertimbangan keamanan. Pihak keamanan khawatir apabila pertandingan tetap dilaksanaan justru akan terjadi bentrokan suporter.


Beberapa jam sebelum kick off, memang sempat terjadi insiden kerusuhan yang dilakukan oleh oknum suporter. Siang hari, kompleks Stadion Sultan Agung sempat ricuh.


Menurut Kapolsek Jetis Bantul, AKP S. Parmin peristiwa itu dipicu ketika bus rombongan Jakmania (pendukung Persija) datang ke stadion. Namun disambut dengan lemparan batu oleh oknum suporter tim lain.


Kerusuhan pun terjadi, aksi saling lempar antar kedua kubu suporter tak terhindarkan. Namun akhirnya kerusuhan tersebut berhasil diredam setelah dibubarkan dengan gas air mata. "Beberapa suporter, baik Jakmania maupun Bonek (suporter Persebaya) terluka lemparan batu," katanya.


Selang beberapa jam, sekitar pukul 13.30 WIB, kerusuhan kembali terjadi di kompleks Stadion. Kali ini korbannya juga dari pihak lain. Manajemen tim dari PS TNI Rakyat (Tira) yang harus berkoordinasi untuk laga pada Senin (4/6) mendapatkan cipratan bentrokan.


Setidaknya 2 mobil yang dipakainya penyok. Kaca-kaca pecah, dan dijarah barang berharganya sepeti bola sepak, handphone, dan tripod. "Lebih dari dua jam kami harus menunggu bentrokan reda," kata Media Officer PS Tira, Nandang Permana.


Petang sekitar pukul 17.00 WIB, kericuhan juga terjadi di jalur menuju Stadion. Salah satunya di depan terminal bus Giwangan Jogjakarta. Dari pantauan di lokasi, lalu lintas hampir lumpuh dari arah timur ke barat.


Mereka bahkan meminta beberapa kendaraan untuk mengantar ke Stadion. Bahkan ada yang sempat menggedor-gedor pintu. "Sudah sejak sore kayak gini," kata Tejo, 54, warga setempat yang terus memantau perkembangan.


Meski sempat hampir melumpuhkan lalu lintas, namun dari sepengetahuannya belum ada warung atau rumah warga yang menjadi sasaran. Hanya masyarakat sekitar berinisiatif sendiri dengan memblokir jalan menuju kampung memakai bambu.


Data yang didapatkan dari kepolisian, di Rumah Sakit Rahmahusada Bantul 4 korban luka dirawat akibat bentrokan di stadion pada malam hari. Di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul ada 12 orang baik dari Jakmania maupun Bonek yang juga turut dirawat karena sejumlah luka.


Kemudian di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul ada 10 orang yang dirawat. Lalu RS PKU Bantul ada 7 orang. Mereka yang luka akibat sabetan benda tajam, gas air mata, maupun lemparan batu.
Puluhan suporter menjadi korban akibat peristiwa ini. Namun 2 tim besar itu pun juga merasa dirugikan akibat pembatalan.


Manajer Persebaya Chairul Basamalah saat ditemui di Stadion Sultan Agung mengaku menyesalkan akibat pembatalan ini. Manajemen harus keluar akomodasi dari mulai tiket perjalanan, hotel, maupun lainnya. Padahal tim sudah siap fight di atas rumput hijau.


"Tim kami sudah siap fight. Persebaya punya suporter dengan massa yang banyak, harusnya pengamanan juga luar biasa," ucapnya.


Dikatakannya, sebelum pembatalan ini juga laga melawan Persib Bandung yang harusnya digelar pada 19 Mei lalu ditunda. Karena masalah keamanan yang dianggap sedang tak kondusif.
Ia pun mempertanyakan kemajuan sepak bola Indonesia ini. Jika seringkali pertandingan harus dilakukan penundaan karena terkait kekhawatiran pengamanan. "Kelasnya ASEAN-ASEAN terus," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore