
Wakapolri Komjen Syarifuddin saat berkunjung ke Palembang, Minggu (3/6).
JawaPos.com - Penangkapan tiga terduga teroris di Universitas Riau (Unri) diketahui bukan sebuah kasus baru, melainkan hasil pengembangan dari kasus lama.
Hal itu diungkapkan oleh Wakapolri, Komjen Syarifuddin saat berkunjung ke Kota Palembang, Minggu (3/6). “Ini sel-sel kasus lama yang dikembangkan Polda Riau. Bukan adanya regenerasi di Universitas tersebut," ujarnya.
Seperti diketahui, ketiga terduga teroris tersebut yakni alumni Z yang merupakan alumni Pariwisata Fisipol 2003. D merupakan alumni Administrasi Negara 2001 dan K merupakan alumni Ilmu Komunikasi tahun 2013.
Kendati penangkapannya di sebuah Universitas, Wakapolri mengimbau agar tidak mendeskreditkan universitas tersebut. Karena, dari semua kunjungan universitas salah satunya Institut Teknologi Bandung (ITB) tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan semua pandangan mahasiswa baik.
"Jadi penangkapan di Universitas itu hanya sel-sel lama. Jangan terlalu mendeskriditkan universitasnya," ujarnya.
Untuk diketahui, tim gabungan dari Densus 88 Anti Teroris dan Polda Riau menggeledah bangunan gelanggang mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik di Universitas Riau (Unri), Sabtu (2/6). Dalam penggerebekan tersebut polisi berhasil mengamankan tiga terduga teroris beserta barang bukti.
Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan ketiga terduga teroris yang berhasil diamankan di UNRI hendak meledakkan 4 bom yang telah mereka rakit di kantor DPR RI dan DPRD Riau.
"Rencana akan kesitu dia Amaliah. Belum diketahui pasti apa sebab mereka mau meledakkan di sana. Nanti kita tanya lebih jauh," ujarnya Sabtu (2/6) malam.
Beruntung aksi mereka berhasil digagalkan sehingga bom tersebut tidak jadi diledakkan. Oleh tim Densus 88 bom tersebut dibawa ke tempat yang aman kemudian dijinakkan. "Sumbu bahan peledak sudah kita cabut semuanya," terangnya.
Aktivitas ketiganya ternyata sudah diketahui oleh tim Densus 88 sejak dua minggu yang lalu. "Semula akan dilakukan penangkapan Jumat tapi karena tidak dimungkinkan sehingga dilakukan hari Sabtu," terang Nandang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
