
Komisionernya KPU RI Hasyim Asy
JawaPos.com - Komisionernya KPU RI Hasyim Asy'ari dicecar 25 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Dirinya diperiksa sebagai saksi untuk penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama dengan pelapor Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI).
Dia mengatakan, penyidik menanyakan kapasitasnya ketika memberikan keterangan di media. "Saya sampaikan bahwa saya menyampaikan, menjelaskan itu, kapasitas saya bukan sebagai pribadi, tapi sebagai anggota KPU," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (31/5).
Lanjut ditambahkannya, pernyataan yang disampaikannya ke media merupakan keputusan atas kebijakan pimpinan KPU. Sehingga, sebelum mengatakan ke media, seluruh pihak KPU telah mengetahui sebelumnya.
Terlebih lagi, kata Hasyim, penjelasan tersebut di publish karena sudah tertuang di dalam undang-undang pemilu sebagai tugas KPU untuk menyampaikan perkembangan penyelenggaraan pemilu.
"Konteksnya waktu itu, saya menjelaskan dalam rangka menjawab pertanyaan teman-teman jurnalis. Ketika ada pertanyaan seperti itu seorang pejabat publik dalam hal ini KPU wajib hukumnya memberikan penjelasan atau informasi perkembangan itu," ungkapnya.
Sementara ketika ditanyai apakah akan menyelesaikan kasus ini secara damai, Hasyim menyerahkan kepada pihak pelapor. Kedatangannya ke Polda Metro Jaya semata-mata untuk memenuhi pemanggilan polisi sebagai warga negara yang baik.
"Kalau itu (damai) terserah PKPI yang melapor. Saya sebagai anggota KPU, karena ada panggilan kepolisian untuk dimintai keterangan ya saya hadir memberikan keterangan," pungkasnya.
Sebelumnya, Perwakilan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Reinhard Halomoan mendatangi Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada
Senin (16/4).
Kedatangannya mereka, guna melaporkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Laporan ini terkait atas ucapannya usai KPU menyatakan PKPI lolos dalam pengikutserta pemilu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
