Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Mei 2018 | 09.15 WIB

Blusukan, Djarot-Sihar Temukan Bocah yang Diduga Mengidap Stunting

Paslon Cagub dan Cawagub Sumut Djarot dan Sihar blusukan di Jalan Luku I Gang Kuali Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Rabu (23/5). - Image

Paslon Cagub dan Cawagub Sumut Djarot dan Sihar blusukan di Jalan Luku I Gang Kuali Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Rabu (23/5).

JawaPos.com - Seorang anak perempuan berusia 3,5 tahun menjadi perhatian pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus saat blusukan ke Jalan Luku I Gang Kuali Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Rabu (23/5).


Paslon yang akrab disapa DJOSS itu langsung mendekati anak perempuan bernama Khairsyah Fizri yang tengah digendong sang ibu.
Tanpa basa-basi Djarot pun bertanya kepada Ani Tarigan, Ibu Fizri.
"Kenapa anaknya ibu?" tanya Djarot.


Ani Tarigan menjawab, dirinya tidak mengetahui sakit yang diderita buah hatinya. Ia menyatakan, hal itu masih menjadi tanda tanya bagi dirinya dan suami.


Ha itu dikarenakan, dokter yang memeriksa anaknya memberikan diagnosa berbeda. "Belum tahu apa sakit yang diderita anak saya ini. Dibawa berobat ke dokter yang satu, katanya anak saya sakit sarafnya. Dibawa ke dokter lain lagi, katanya hidrosefalus," jelas Ani.


Secara fisik, pertumbuhan sang bocah tampak tidak normal dengan anak seusianya. Sharusnya, Fizri aktif bermain dan berlari. Namun, keadaannya saat ini terkulai lemah, menunjukkan adanya gangguan yang sedang dialaminya.


Dirinya pun berharap, adanya bantuan dari pemerintah untuk mengobati sakit yang diderita anak bungsu dari empat bersaudara itu. "Suami saya hanya bekerja sebagai penjual es. Saya harapkan perhatian pemerintah untuk mengobati anak kami ini," harapnya.


Djarot menduga, Fizri mengalami Stunting. Hal itu mengakibatkan pertumbuhan yang lambat dan tidak sesuai dengan anak seusianya.
"Mungkin si anak kena virus," ujar Djarot.


Sedangkan Sihar Sitorus mengatakan, kendala yang dihadapi bocah malang itu sepatutnya tak terjadi. Di sinilah diperlukannya kehadiran pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan.


"Makanya kami (DJOSS) siapkan Kartu Sumut Sehat. Sehingga semua masyarakat ter-cover dan tak khawatir lagi untuk masalah kesehatan," pungkas Sihar.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore