Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Mei 2018 | 00.25 WIB

Pernah Selidiki Korupsi Najib Razak, Mohd Shukri Diancam Dipecat!

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terlibat skandal korupsi 1MDB - Image

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terlibat skandal korupsi 1MDB

JawaPos.com - Kepala Malaysian Anti Corruption Commission (MACC) atau Komisi Anti Korupsi Malaysia yang baru Mohd Shukri Abdull mengatakan, pada 2015 ia pernah diperingatkan kalau ia akan kehilangan pekerjaannya sebagai wakil kepala MACC. Ia juga diminta untuk pensiun dini karena penyelidikannya atas urusan 1Malaysia Development Berhad (1MDB) pada tahun itu.


Mohd Shukri juga mengatakan, dia mengalami tekanan besar ketika dia menyelidiki 1MDB sebagai wakil MACC ketika Najib menjadi perdana menteri. Ia juga mengaku hampir mati.


"Saya diancam akan dipecat, diminta untuk pensiun dini, cuti lebih awal, dan ditarik ke departemen pelatihan," kata Mohd Shukri dilansir Channel News Asia, Selasa, (22/5). Ia menambahkan sempat ada peluru di rumahnya.


Menurut Mohd Shukri, kala itu ia telah siap meluncurkan kasus pada tahun 2015 untuk melawan Najib, tetapi malah dihentikan oleh Jaksa Agung. Mengingat kembali peristiwa-peristiwa saat itu, ia melaporkan banyak hal ditutup-tutupi.


"Kami memiliki sumber-sumber intelijen kami sendiri. Saya akan ditangkap dan dikurung karena saya dituduh sebagai bagian dari konspirasi untuk menjatuhkan pemerintah," kata Mohd Shukri sambil menitikkan air mata ketika dia membuat pernyataan pembukaannya.


"Kami ingin mengembalikan uang yang dicuri kembali ke Malaysia. Sebagai gantinya kami dituduh menjatuhkan negara, kami dituduh sebagai pengkhianat," tambahnya.


Perwira MACC ditangkap dan saksi hilang selama penyelidikan awal 1MDB. Namun, Mohd Shukri mengatakan, dia dibujuk oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang baru terpilih untuk memimpin agensi korupsi, dan dia setuju untuk menyelesaikan penyelidikan 1MDB dan SRC International. "Saya akan kembali untuk menyelesaikan apa yang belum saya selesaikan," katanya.


Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore