Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Mei 2018 | 19.40 WIB

Ini Penyebab Harga Gula Tak Pernah Semanis Janji Pemerintah

ilustrasi. harga gula di pasaran berbeda dengan HET pemerintah. - Image

ilustrasi. harga gula di pasaran berbeda dengan HET pemerintah.

JawaPos.com - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gula kristal putih seharga Rp 12.500 per kilogram (kg). Namun, hal itu dinilai tak efektif.


Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia M Maulana menyebut penerapan HET gula tak berjalan mulus di lapangan. Di sisi lain, Maulana mengatakan berdasarkan analisa yang dilakukan oleh pihaknya, adanya kebijakan HET justru menekan petani lokal sehingga menyebabkan suplai gula lokal menurun.


"Ternyata di lapangan HET tak berjalan karena analisas yang ditemukan HET (malah) menekan petani lokal sehingga suplai menurun," kata Maulana di Jakarta, Selasa (22/5).


Adapun, pemerintah juga dinilai memberi perlakuan yang berbeda antara pasar modern dan tradisional. Dalam hal ini, pasar modern diwajibkan untuk menjual gula dengan kemasan sederhana dengan HET yang sudah ditentukan pemerintah. Namun, pasar tradisional belum bisa menerapkan HET sepenuhnya.


Maulana mengatakan ada perbedaan mendasar yang menjadi penyebab pasar tradisional tak bisa menjual gula dengan HET seperti yang diterapkan di pasar modern. Pertama, pasar modern membayar gula kepada produsen di belakang. Hal ini berbeda dengan pedagang pasar tradisional yang harus membayar di depan.


"Tentu modalnya berbeda," kata Maulana.


Kedua, pasar modern memiliki gudang yang dapat menyimpan stok dalam jumlah banyak. Karena pembelian dalam jumlah banyak inilah, akhirnya pedagang pasar modern bisa mendapat diskon dari produsen. Beda halnya dengan pedagang pasar tradisional yang tak punya gudang besar.


"(Pedagang pasar tradisional) gak punya gudang yang besar jadi tidak punya kekuatan untuk menawar atau diskon. Nah ini menyebabkan program pemerintah di pasar tradisional susah dilaksanakan," tuturnya.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore