Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22.35 WIB

9 Frasa yang Diungkapkan Orang-Orang Cerdas untuk Melindungi Kedamaian Diri

Ilustrasi orang cerdas (magnific) - Image

Ilustrasi orang cerdas (magnific)

 

JawaPos.com - Kenali sembilan frasa yang sering digunakan orang-orang cerdas untuk menjaga kedamaian diri, menetapkan batas sehat, menghindari konflik, dan mengelola emosi.

Menjaga kedamaian diri bukan berarti seseorang harus selalu menghindari konflik atau menyenangkan semua orang. 

Justru, orang yang memiliki kematangan emosional biasanya memahami kapan harus berbicara, kapan perlu menetapkan batas, dan kapan sebaiknya tidak melanjutkan percakapan yang hanya menguras energi.

Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan tersebut sering terlihat dari pilihan kata yang digunakan. 

Ada beberapa frasa sederhana yang dapat membantu seseorang menyampaikan batas pribadi tanpa harus bersikap kasar, defensif, atau memperpanjang perdebatan.

Dirangkum dari laman YourTango, frasa-frasa berikut bukan indikator mutlak kecerdasan seseorang, melainkan contoh komunikasi asertif yang dapat membantu menjaga hubungan sekaligus melindungi kesejahteraan emosional.

1. “Saya Akan Memikirkannya Terlebih Dahulu.”

Orang yang ingin menjaga kedamaian diri tidak selalu merasa harus memberikan jawaban seketika. 

Ketika mendapatkan permintaan, kritik, atau ajakan yang membutuhkan pertimbangan, mereka dapat memilih mengatakan, “Saya akan memikirkannya terlebih dahulu.”

Kalimat sederhana ini memberikan ruang untuk berhenti sejenak sebelum mengambil keputusan.

Tanpa jeda, seseorang terkadang mengatakan “iya” hanya karena merasa tidak enak menolak. 

Setelah itu, muncul penyesalan karena keputusan tersebut sebenarnya bertentangan dengan kebutuhan pribadi.

Memberikan waktu untuk berpikir membantu seseorang memahami apakah ia benar-benar bersedia melakukan sesuatu atau hanya takut mengecewakan orang lain.

Sikap ini juga menunjukkan bahwa tidak semua keputusan perlu dibuat di bawah tekanan.

2. “Saya Tidak Nyaman Membicarakan Hal Itu.”

Tidak semua topik harus dijelaskan kepada semua orang. Orang yang memahami batas pribadi menyadari bahwa memiliki privasi bukan berarti menyembunyikan sesuatu.

Ketika seseorang mulai menanyakan hal yang terlalu pribadi, frasa tersebut dapat digunakan untuk menghentikan percakapan secara sopan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore