Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 01.55 WIB

Bertakdir Jadi Raja Uang: 8 Weton Istimewa 'Tibo Lungguh' Kedermawanan dan Kesederhanaannya Mengantarkan ke Singgasana yang Dipenuhi Kemuliaan

Ilustrasi seseorang yang bertakdir jadi raja uang (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang bertakdir jadi raja uang (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Dalam ajaran primbon Jawa, istilah tibo lungguh menggambarkan seseorang yang mendapatkan kemuliaan, jabatan, atau kekayaan secara tidak disangka-sangka, seakan jatuh dari langit langsung duduk di singgasana. 
 
Namun, keberuntungan ini bukan semata-mata hasil keberuntungan kosong. Menurut kepercayaan leluhur Jawa, mereka yang bertakdir 'tibo lungguh' adalah pribadi istimewa yang dikenal karena kesederhanaannya, ketulusannya, dan kedermawanannya. Kekayaan dan kemuliaan datang menghampiri karena nilai-nilai luhur dalam hidup mereka.

Dilansir dari YouTube Bara Raja Cirebon pada Sabtu (24/5), terdapat 8 weton istimewa yang menurut primbon Jawa berpotensi besar menjadi raja uang berkat watak luhur mereka. 
 
Mereka bukan hanya kaya secara materi, namun juga kaya secara jiwa, menjadikan mereka panutan dan simbol kemuliaan dalam masyarakat.
 

Weton ini berada di bawah naungan Watak Lakuning Srengenge, yakni seperti matahari yang selalu bersinar tanpa pamrih. 
 
Orang Senin Legi dikenal murah hati, dermawan, dan suka menolong. Tak heran jika keberuntungan seolah datang tanpa dicari. 
 
Hidup mereka kerap dipenuhi kelimpahan berkat tabiat baik yang selalu menabur kebaikan kepada sesama.

Mereka yang lahir di weton ini sering dianggap memiliki aura kepemimpinan alami dan sering dijodohkan dengan kemuliaan. 
 
Rezeki mereka datang dari segala penjuru, dan ketika waktu yang tepat tiba, mereka bisa menduduki jabatan penting atau memiliki kekayaan yang luar biasa.

2. Rabu Kliwon

Rabu Kliwon memiliki neptu tinggi (14) yang dianggap membawa keberuntungan besar dalam hal materi dan sosial. 
 
Karakter khas orang Rabu Kliwon adalah sabar, tidak suka pamer, dan punya insting tajam dalam mengelola uang.

Uniknya, meskipun mereka punya kemampuan mengumpulkan kekayaan, mereka tetap hidup dengan pola hidup sederhana dan bersahaja. 
 
Mereka dipercaya memiliki kaki rejeki yang kuat, di mana kemudahan demi kemudahan dalam hal ekonomi datang dari segala arah. 
 
Bila sudah waktunya, tibo lungguh akan terjadi dalam hidup mereka dan mengangkat martabatnya di mata masyarakat.

3. Jumat Wage

Salah satu weton paling istimewa yang sering dikaitkan dengan energi spiritual kuat dan keberuntungan luar biasa. 
 
Orang Jumat Wage dikenal ikhlas, suka berderma, dan selalu mengutamakan keluarga. 
 
Mereka mungkin tidak pernah terlihat ambisius, tetapi justru dari keikhlasannya inilah pintu rezeki terus terbuka.

Dalam primbon, Jumat Wage disebut-sebut memiliki daya tarik kekayaan gaib, di mana orang dengan weton ini akan mendapat rezeki tanpa diduga, bisa dalam bentuk warisan, kemitraan strategis, atau tawaran usaha besar. 
 
Meski begitu, mereka tetap membumi dan tidak lupa membagikan keberkahan kepada sesama.

4. Selasa Pon

Weton ini memiliki neptu 10, dan termasuk golongan tukang rejeki. Orang yang lahir pada Selasa Pon biasanya tahan banting, pekerja keras, tetapi rendah hati. 
 
Meskipun hidupnya sering diuji di awal, ketika sudah menemukan jalannya, mereka bisa mengalami lonjakan rezeki yang sangat signifikan.

Menurut primbon, Selasa Pon termasuk weton pendaki tangga kekayaan yang pada akhirnya bisa mendapatkan tibo lungguh — ketika kerja keras dan doa mereka bertemu dengan momen keberuntungan ilahi, menjadikan mereka sebagai pemilik kekuasaan atau kekayaan besar.

5. Kamis Legi

Orang Kamis Legi dikenal sebagai sosok yang lembut, penyabar, dan berpikiran luas. Mereka sangat menghormati nilai-nilai keluarga dan menjunjung tinggi kejujuran. 
 
Weton ini diyakini membawa energi keseimbangan, di mana seseorang bisa mengelola kekayaan dan kekuasaan dengan adil serta bijak.

Primbon menyebut bahwa Kamis Legi sering berada di dekat keberuntungan. 
 
Ketika saatnya tiba, mereka bisa menerima tanggung jawab besar, seperti jabatan tinggi di pemerintahan atau posisi pemimpin dalam bisnis, yang mendatangkan kekayaan besar. 
 
Namun, karakter mulia mereka membuat semua itu tidak mengubah sikap dan hidupnya.

6. Sabtu Pahing

Sabtu Pahing memiliki neptu 18 — salah satu neptu tertinggi dalam hitungan Jawa. Ini menunjukkan potensi spiritual, kepemimpinan, dan kekayaan yang sangat kuat. 
 
Orang dengan weton ini biasanya menyimpan potensi besar yang baru terlihat setelah usia dewasa.

Mereka adalah pribadi yang mau belajar, rendah hati meski punya kelebihan, dan tidak mudah tergoda oleh kemewahan. 
 
Ketika sudah dewasa, banyak yang mengalami ‘tibo lungguh’ dalam bentuk warisan usaha, kenaikan jabatan luar biasa, atau kejutan rezeki dari usaha yang dulu dianggap kecil.

7. Rabu Wage

Karakter orang Rabu Wage adalah sederhana, tidak suka konflik, dan sangat setia terhadap prinsip. 
 
Mereka bisa dipercaya dalam urusan apa pun dan biasanya menjadi andalan banyak orang. 
 
Meski tak banyak bicara, tapi tindakannya selalu tepat dan mengundang respek. Weton ini sering disebut sebagai penyimpan kekayaan tersembunyi. 
 
Ketika momen besar datang, mereka bisa mendadak naik derajat—dari rakyat biasa menjadi pemilik bisnis besar, atau dari pekerja biasa menjadi pemimpin. 
 
Semua berkat kesetiaan dan kerendahan hati mereka yang mengundang simpati semesta.

8. Minggu Pon

Minggu Pon dikenal sebagai weton spiritual yang kuat, memiliki intuisi tinggi dan pengaruh besar dalam masyarakat. 
 
Mereka adalah sosok yang bijaksana, sederhana, dan pandai menjaga harmoni. 
 
Dalam banyak primbon, Minggu Pon diasosiasikan dengan watak para pemimpin besar.

Mereka bukan hanya menjadi kaya, tetapi juga mampu mengayomi banyak orang.
 
Kekayaannya bermanfaat untuk banyak pihak, dan dalam hidupnya sering dipenuhi keberuntungan yang tampak seperti kebetulan, padahal itu adalah hasil dari kebajikan masa lalu yang terakumulasi.

Penutup: Kemuliaan yang Tidak Meninggalkan Kerendahan Hati

Weton-weton di atas menjadi contoh nyata bahwa dalam kepercayaan primbon Jawa, kekayaan sejati bukan hanya soal harta, tapi juga soal watak dan kepribadian. 
 
Mereka yang bertakdir ‘tibo lungguh’ tidak mengejar kekayaan dengan serakah, tapi justru mengalir dalam arus kehidupan dengan kesabaran, kedermawanan, dan kesederhanaan.

Dan ketika kemuliaan itu datang, mereka menerimanya bukan dengan sombong, tapi dengan penuh syukur.
 
Itulah yang membuat mereka bukan hanya menjadi raja uang, tapi juga raja hati dan panutan masyarakat.
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore