Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 April 2023 | 02.00 WIB

Satu Video soal Rumah Abah Jajang Diunggah, Puluhan Follower Bertambah

WASIAT: Rumah warisan turun-temurun keluarga Abah Jajang yang menghadap Curug Citambur. - Image

WASIAT: Rumah warisan turun-temurun keluarga Abah Jajang yang menghadap Curug Citambur.

KEMURAHAN hati Abah Jajang dan keluarganya membawa berkah bagi Johan dan Sandi Hardiansyah. Dua kreator konten itu sengaja datang ke Kampung Rawa Dewa, Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Tujuannya adalah menyorot rumah Abah Jajang yang viral dan panorama menawan di depannya.

Informasi tentang Abah Jajang dan pemandangan istimewa yang membuat nilai rumahnya melejit diketahui Johan dan Sandi dari media sosial (medsos). Koneksi antar-kreator konten juga membuat lokasi rumah tersebut cepat terdeteksi. Dalam hitungan hari, Abah Jajang menjadi subjek yang paling diburu para kreator konten. Terutama mereka yang tinggal di sekitar Cianjur.

”Saya biasanya bikin konten cuma tentang hal-hal yang ada di Pasirkuda,” kata Johan saat ditemui Jawa Pos Radar Cirebon di pekarangan rumah Abah Jajang. Unggahan admin akun TikTok Tukang Ulin itu tidak pernah sampai membuat heboh. Sulit buat dia untuk mendapatkan tambahan followers.

Namun, semuanya berubah setelah Johan membuat konten tentang Abah Jajang dan rumah Rp 2,5 miliar tersebut. Jumlah followers-nya langsung bertambah puluhan hingga ratusan tiap kali mengunggah satu konten tentang Abah Jajang atau rumahnya. ”Rame kabar tentang rumah Abah Jajang, saya buat juga. Eh, malah jadi banyak follower,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan Sandi. Dia mengaku kebanjiran followers setelah mengunggah konten tentang pekarangan rumah Abah Jajang yang menghadap Curug Citambur. Dari pekarangan tersebut, air terjun yang tenar di kawasan selatan Cianjur itu terlihat sangat menawan.

LUAR BIASA: Abah Jajang mempertahankan rumah dan perkarangannya yang berhias pemandangan elok Curug Citambur di Kampung Rawa Dewa, Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur.

Sandi mengatakan bahwa saat kali pertama mengunggah konten Abah Jajang dan Curug Citambur, dirinya langsung mendapatkan tambahan puluhan follower. Jumlah tersebut terus bertambah tiap kali dia mengunggah konten senada. Followers bertambah hingga ratusan.

Sebagai kreator konten, Sandi pun menjadi kian rajin berkreasi dengan subjek utama Abah Jajang dan Curug Citambur. ”Pas viral di medsos, saya penasaran dan datang langsung. Setelah satu video saya bikin dan diunggah, pengikut sama penonton naik puluhan orang,” ujarnya.

Sandi dan Johan hanyalah dua dari puluhan kreator yang mendapatkan berkah tambahan followers berkat Abah Jajang. Dengan naiknya jumlah followers, kredibilitas mereka sebagai kreator konten meningkat. Akun yang mereka kelola pun menjadi laku dan peluang untuk memonetisasinya meningkat. Abah Jajang ternyata tidak hanya membiarkan rumah dan pekarangannya jadi jujukan masyarakat. Tapi, dia juga menjadi saluran berkah bagi para kreator konten. (kim/c9/hep)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore