
WASIAT: Rumah warisan turun-temurun keluarga Abah Jajang yang menghadap Curug Citambur.
KEMURAHAN hati Abah Jajang dan keluarganya membawa berkah bagi Johan dan Sandi Hardiansyah. Dua kreator konten itu sengaja datang ke Kampung Rawa Dewa, Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Tujuannya adalah menyorot rumah Abah Jajang yang viral dan panorama menawan di depannya.
Informasi tentang Abah Jajang dan pemandangan istimewa yang membuat nilai rumahnya melejit diketahui Johan dan Sandi dari media sosial (medsos). Koneksi antar-kreator konten juga membuat lokasi rumah tersebut cepat terdeteksi. Dalam hitungan hari, Abah Jajang menjadi subjek yang paling diburu para kreator konten. Terutama mereka yang tinggal di sekitar Cianjur.
”Saya biasanya bikin konten cuma tentang hal-hal yang ada di Pasirkuda,” kata Johan saat ditemui Jawa Pos Radar Cirebon di pekarangan rumah Abah Jajang. Unggahan admin akun TikTok Tukang Ulin itu tidak pernah sampai membuat heboh. Sulit buat dia untuk mendapatkan tambahan followers.
Namun, semuanya berubah setelah Johan membuat konten tentang Abah Jajang dan rumah Rp 2,5 miliar tersebut. Jumlah followers-nya langsung bertambah puluhan hingga ratusan tiap kali mengunggah satu konten tentang Abah Jajang atau rumahnya. ”Rame kabar tentang rumah Abah Jajang, saya buat juga. Eh, malah jadi banyak follower,” ungkapnya.
Hal yang sama diungkapkan Sandi. Dia mengaku kebanjiran followers setelah mengunggah konten tentang pekarangan rumah Abah Jajang yang menghadap Curug Citambur. Dari pekarangan tersebut, air terjun yang tenar di kawasan selatan Cianjur itu terlihat sangat menawan.
LUAR BIASA: Abah Jajang mempertahankan rumah dan perkarangannya yang berhias pemandangan elok Curug Citambur di Kampung Rawa Dewa, Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur.
Sandi mengatakan bahwa saat kali pertama mengunggah konten Abah Jajang dan Curug Citambur, dirinya langsung mendapatkan tambahan puluhan follower. Jumlah tersebut terus bertambah tiap kali dia mengunggah konten senada. Followers bertambah hingga ratusan.
Sebagai kreator konten, Sandi pun menjadi kian rajin berkreasi dengan subjek utama Abah Jajang dan Curug Citambur. ”Pas viral di medsos, saya penasaran dan datang langsung. Setelah satu video saya bikin dan diunggah, pengikut sama penonton naik puluhan orang,” ujarnya.
Sandi dan Johan hanyalah dua dari puluhan kreator yang mendapatkan berkah tambahan followers berkat Abah Jajang. Dengan naiknya jumlah followers, kredibilitas mereka sebagai kreator konten meningkat. Akun yang mereka kelola pun menjadi laku dan peluang untuk memonetisasinya meningkat. Abah Jajang ternyata tidak hanya membiarkan rumah dan pekarangannya jadi jujukan masyarakat. Tapi, dia juga menjadi saluran berkah bagi para kreator konten. (kim/c9/hep)

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
