
TIDAK LAGI BEROPERASI: Indarung I, pabrik PT Semen Padang pertama yang kini sudah tidak beroperasi lagi dan kini dipersiapkan untuk industrial heritage. (ILHAM SAFUTRA/JAWAPOS.COM
JawaPos.com - Rangka besi-besi tua menjulang ke langit. Ada pula besi bulat berdiameter dua meter dan panjang 50 meter. Namanya kiln. Saksi bahwa alat itu pernah bekerja 24 jam pada 110 tahun lalu.
Besi-besi tua itu berada di tengah-tengah kompleks pabrik Semen Padang. Disebut Indarung I, pabrik Semen Padang pertama yang dibangun pada 1910.
Indarung I sudah tidak lagi beroperasi sejak 1999. Fungsinya sudah digantikan oleh pabrik Semen Padang lainnya. Indarung II sampai VI.
Photo
PANORAMA INDAH: Indarung II sampai VI adalah pabrik PT Semen Padang yang masih beroperasi saat ini. (ILHAM SAFUTRA/JAWAPOS.COM)
Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menceritakan tentang beroperasinya Indarung I. Semua bahan baku semen yang berupa batu kapur dibawa dari Bukit Karang Putih. Kapur itu diangkut dengan lori, kereta kawat.
Semasa beroperasi Indarung 1 digerakkan oleh PLTA Kuranji yang dibangun Belanda pada 1908.
Pada masanya, Indarung I memiliki kapasitas produksi 22.800 ton per tahun. Dikutip dari buku 110 Tahun Semen Padang, pabrik Semen Padang di Indarung 1 resmi beroperasi pada 1913. Kehadiran pabrik semen para era itu perlahan-lahan mulai menggeser keberadaan semen impor dari Inggris.
Photo
TIDAK LAGI BEROPERASI: Indarung I, pabrik PT Semen Padang pertama yang kini sudah tidak beroperasi lagi dan kini dipersiapkan untuk industrial heritage. (ILHAM SAFUTRA/JAWAPOS.COM)
Semen Padang menjadi kebanggaan Indonesia. Banyak bangunan tua yang masih hadir saat ini berdiri kokoh, semua dibangun menggunakan bahan semen dari PT Semen Padang.
Sebut saja itu Jam Gadang di Bukittinggi (Sumatera Barat) yang dibangun pada 1926. Setelah masa kemerdekaan Semen Padang berkontribusi untuk bangunan bersejarah. Seperti Monumen Nasional (Monas) di Jakarta; Jembatan Ampera di Palembang, Sumatera Selatan; Gedung DPR/MPR, Jembatan Semanggi, Jembatan Barelang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri); dan banyak lagi.
"Kini Indarung I dipersiapkan menjadi museum semen nasional. Prosesnya sedang berjalan," kata Nur Anita Rahmawati kepada JawaPos.com di Padang, Rabu (24/11).
Adapun proses menuju bangunan heritage masih dalam proses oleh PT Semen Padang pada pihak-pihaknya yang terkait.
Photo
TIDAK LAGI BEROPERASI: Indarung I, pabrik PT Semen Padang pertama yang kini sudah tidak beroperasi lagi dan kini dipersiapkan untuk industrial heritage. (ILHAM SAFUTRA/JAWAPOS.COM)
Direktur Keuangan PT Semen Padang Tubagus M Dharury menambahkan, menjelang Indarung I benar-benar menjadi bangunan heritage pihaknya terus berusaha merawat bekas pabrik agar tetap kokoh dan bisa dilihat. Besi-besi tua diupayakan agar tidak korosi. Semua bangunan dan komponen di pabrik terus dibersihkan secara rutin. "Perawatan ini penting karena Indarung I itu adalah kebanggaan dan saksi pembangunan di Tanah Air," ujar Tubagus M Dharury menambahkan.
Tubagus berharap dengan hadirnya museum industrial heritage di Indarung I dapat menambah destinasi wisata di Kota Padang. Apalagi posisi Indarung I ini terletak di dataran tinggi yang memiliki view lagnsung ke Kota Padang. Baik daratan maupun pantainya. "Suasana di kompleks ini sangat bagus. Dari sini kita bisa memandang Kota Padang. Di kala malam pemandangannya sangat indah," imbuh Tubagus.
Photo
TIDAK LAGI BEROPERASI: Indarung I, pabrik PT Semen Padang pertama yang kini sudah tidak beroperasi lagi dan kini dipersiapkan untuk industrial heritage. (ILHAM SAFUTRA/JAWAPOS.COM)
Tubagus menyebut pentingnya Indarung I dijadikan museum nasional atau industrial heritage karena menjadi tonggak awal industri modern di Indonesia. Mengutip 110 Tahun Semen Padang, "PT Semen Padang adalah pionir industri modern Asia Tenggara pada awal abad 20. PT Semen Padang merupakan mega project penting dari sejarah modernisasi dan industri besar pertama dibangun di Indonesia. Pabrik semen itu masih tetap eksis hingga kini."
Photo
TIDAK LAGI BEROPERASI: Indarung I, pabrik PT Semen Padang pertama yang kini sudah tidak beroperasi lagi dan kini dipersiapkan untuk industrial heritage. (ILHAM SAFUTRA/JAWAPOS.COM)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
