
Pemanfaatan becak listrik akan difokuskan pada kawasan wisata seperti Makam Sunan Gunung Jati dan sentra Batik Trusmi. (ANTARA)
JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendorong pemanfaatan becak listrik bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto, sebagai moda transportasi ramah lingkungan di kawasan wisata, terutama di destinasi religi dan sentra kerajinan yang menjadi tujuan utama wisatawan.
Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman mengatakan, penggunaan becak listrik dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperluas kesempatan ekonomi bagi para pengemudi becak, khususnya yang berusia lanjut.
"Bantuan becak listrik yang disalurkan Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sangat membantu masyarakat, terutama pengemudi becak berusia di atas 60 tahun," katanya, dikutip Senin (8/12).
Ia menyebutkan pemanfaatan becak listrik akan difokuskan pada kawasan wisata seperti Makam Sunan Gunung Jati dan sentra Batik Trusmi, karena dua lokasi tersebut memiliki aktivitas wisata yang tinggi serta membutuhkan transportasi jarak dekat. Menurut Agus, becak listrik juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena lebih nyaman dan hanya sedikit membutuhkan tenaga kayuh, sehingga layanan dapat ditingkatkan.
Ia menambahkan pemerintah akan berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), untuk menyiapkan titik-titik pengisian daya di lokasi wisata dan tempat umum lainnya. "Harapannya fasilitas charging bisa tersedia di pusat-pusat aktivitas masyarakat agar becak listrik mudah dioperasikan," ujarnya.
Agus menilai pemanfaatan becak listrik juga akan mendukung konsep pariwisata ramah lingkungan yang sedang digencarkan pemerintah daerah. Selain itu, kata dia, pemerintah daerah sedang mengkaji pembentukan terminal becak listrik sebagai pusat mobilitas wisatawan sekaligus sentra pengendalian operasional.
"Dalam penyaluran tahap awal, Kabupaten Cirebon mendapatkan 100 unit becak listrik dari Presiden," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan GSN Nanik S. Deyang menjelaskan bantuan becak listrik tersebut merupakan program yang dibiayai dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto dan diberikan secara bertahap di berbagai daerah.
Ia menyebutkan selain membantu pengayuh becak lansia, pemanfaatan becak listrik di kawasan wisata sudah terbukti efektif di daerah lain seperti di Blitar, Jawa Timur.
Nanik mengatakan setiap unit becak listrik diproduksi di dalam negeri, dengan harga sekitar Rp 22 juta per unit. "Makanya bertahap. Sekarang 100 untuk Cirebon, nanti ditambah lagi kalau pabrik selesai produksi," ujarnya.
Ia mengemukakan banyak pengemudi berusia di atas 65 tahun yang masih mengayuh secara manual, sehingga becak listrik membantu mereka tetap bekerja tanpa mengeluarkan tenaga besar. "Kami minta pemerintah daerah ikut menjaga, supaya tidak ada yang membohongi atau mengambil alih becak listrik ini," ucap dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
