
EKSOTIS: Wisatawan menikmati nuansa alam dan hamparan persawahan di Kafe Nusantara. (Rizal Amirulloh/Jawa Pos Radar Mojokerto)
Tak salah jika Mojokerto disebut-sebut sebagai salah satu ”gudangnya” objek wisata di Jatim. Sebab, begitu banyak destinasi anyar yang layak untuk dikunjungi. Salah satunya, wisata Lembah Mbencirang.
---
OBJEK wisata yang satu ini berada di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang. Letaknya berada tepat di ujung desa dan berbatasan dengan hutan di area Perhutani. Jaraknya sekitar 20 kilometer dari pusat kota. Butuh waktu perjalanan sekitar 40 menit untuk ke sana.
Sesuai dengan namanya, destinasi tersebut berada di dataran rendah yang dikelilingi kawasan pegunungan. Karena itu, untuk menuju objek tersebut, pengunjung harus melewati jalur dengan tanjakan dan kelokan yang lumayan menantang. Meski demikian, aksesnya sangat mudah dijangkau. Sebab, sepanjang jalur tersebut sudah berupa jalan beton.
Begitu tiba, wisatawan sudah bisa menikmati suguhan pemandangan Gunung Welirang dan Anjasmoro nan indah dari kejauhan, sembari merasakan hawa yang begitu sejuk.
Bukan hanya itu, pelancong juga bisa menyaksikan dan merasakan sajian alam lainnya. Mulai hamparan persawahan warga dengan sistem terasiringnya, eksotisme hutan, hingga gemericik aliran sungai yang berada di sekelilingnya area wisata.
Dan, tentu saja, para wisatawan bakal menikmati aneka wahana yang telah disediakan pengelola, yakni badan usaha milik desa (BUMDes) Gajah Mada. Salah satu yang yang jadi favorit adalah kolam renang. Kejernihan dan kesegaran air kolam menjadi alasan pengunjung untuk betah berlama-lama berendam di Lembah Mbencirang. ”Karena air kolamnya berasal dari sumber mata air langsung dari lereng Gunung Anjasmara dan Welirang,” ujar Direktur BUMDes Gajah Mada Andi Yunianto.
Tak hanya berenang, pengunjung destinasi tersebut juga dimanjakan dengan aneka tanaman, sekaligus sejumlah spot selfie yang unik dan menarik di area taman.
Sejak dibangun pada 2017 silam, Lembah Mbencirang terus menambah wahana-wahana rekreasi lain. Di antaranya, wahana permainan anak-anak yang menyuguhkan aneka permainan tradisional. Bagi penyuka tantangan, tak ada salahnya mencoba arena outbond dengan ragam fasilitas seperti flying fox hingga sepeda gantung.
Pengelola pun menyediakan wahana edukasi yang bisa menambah wawasan pengunjung. Contohnya, pengetahuan tentang sistem bercocok tanam dari petani di desa setempat. Wahana yang juga sayang untuk dilewatkan adalah terapi ikan dan taman kelinci.
Lembah Mbencirang menjadi lokasi yang tepat bagi pencinta tantangan. Sebab, pengunjung dapat merasakan sensasi jelajah alam dengan mengendarai motor ATV. Sementara itu, sensasi adventure akan semakin lengkap dengan wisata susur sungai dengan water tubing. ”Semua wahana berada di satu area wisata Lembah Mbencirang,” tutur Andi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
