
Bus Sinar Jaya, salah satu PO Bus dengan rating kenyamanan tinggi, melayani perjalanan dari Jakarta menuju Lampung. (Redbus)
JawaPos.com - Untuk jarak yang relatif dekat, perjalanan Probolinggo–Situbondo sebenarnya tidak membutuhkan transportasi mewah atau bus kelas tinggi. Dengan jarak tempuh sekitar 100 kilometer dan waktu perjalanan rata-rata dua hingga dua setengah jam, banyak penumpang justru mencari moda yang cepat, murah, dan tidak ribet.
Di jalur Pantura Timur Jawa Timur, pilihan bus dengan konsep 'langsung jalan' masih tersedia, terutama dari bus AKDP dan armada reguler yang terbiasa melayani penumpang jarak pendek. Meski fasilitasnya sederhana, keunggulan utama bus-bus ini ada pada kecepatan tempuh dan frekuensi keberangkatan.
Berikut ini empat alternatif bus cepat Probolinggo–Situbondo yang kerap dipilih masyarakat karena dinilai paling efisien untuk perjalanan singkat.
1. AKAS ASRI – Cepat karena Frekuensi Tinggi
Bagi penumpang lokal, AKAS ASRI hampir selalu menjadi pilihan pertama. Bukan tanpa alasan, bus ini memiliki frekuensi keberangkatan yang sangat rapat, sehingga waktu tunggu relatif singkat.
Sebagai bus AKDP kelas Bisnis seat 2-2, AKAS ASRI dikenal tidak banyak berhenti lama di satu titik. Selama kondisi lalu lintas normal, bus ini mampu menempuh perjalanan Probolinggo–Situbondo dalam waktu yang cukup konsisten.
Tarifnya pun relatif terjangkau, membuat AKAS ASRI cocok untuk pelajar, pekerja, hingga penumpang harian yang mengejar efisiensi biaya.
2. AKAS IV – Jalur Langsung, Minim Putar Arah
Alternatif berikutnya adalah AKAS IV, yang masih satu koridor dengan AKAS ASRI. Bus ini sama-sama beroperasi sebagai AKDP dan dikenal cukup disiplin mengikuti jalur utama Pantura.
Keunggulan AKAS IV terletak pada pola perjalanan yang langsung tanpa banyak memutar masuk terminal kecil. Hal ini membuat waktu tempuh relatif lebih cepat dibanding bus yang sering 'ngetem'.
Dengan kelas Bisnis seat 2-2, bus ini tetap nyaman untuk perjalanan singkat, sekaligus efisien dari sisi waktu dan ongkos.
3. Bus AKDP Kecil (Ketengan) – Paling Gesit di Jalur Pantura
Selain bus besar, bus AKDP berukuran kecil atau ketengan justru sering dianggap paling cepat di rute Probolinggo–Situbondo. Armada jenis ini lebih lincah, mudah menyelip di lalu lintas padat, dan jarang berhenti lama.
Bus ketengan biasanya beroperasi sepanjang hari, terutama di jam sibuk pagi dan sore. Tarifnya cenderung murah, meski fasilitasnya sangat sederhana.
Pilihan ini cocok untuk penumpang yang mengutamakan kecepatan dan tidak membawa banyak barang, serta siap dengan kondisi perjalanan yang lebih padat.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
