
ILUSTRASI NOBAR DI POS RONDA.
JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Barat akhirnya buka suara terkait video viral di platform Threads yang menarasikan anggota Polsek Cengkareng mengabaikan laporan korban kekerasan demi menonton pertandingan sepak bola. Polisi mengklaim narasi yang beredar di media sosial tersebut keliru dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, menjelaskan bahwa personil yang terekam dalam video unggahan akun @junist.hairdressing tersebut bukanlah petugas yang sedang piket menerima laporan masyarakat.
Menurut Wisnu, mereka adalah jajaran Perwira Pengawas (Pawas) dan personel lain yang tengah bersiap melakukan apel razia stasioner di wilayah hukum Cengkareng. "Jadi anggota yang terlihat di video tersebut merupakan Pawas dan anggota yang akan melakukan apel razia stasioner," ujar Wisnu, dikutip Selasa (30/6).
Kronologi Antrean Laporan di SPKT Polsek Cengkareng
Peristiwa tersebut bermula pada Minggu (28/6) sekitar pukul 23.50 WIB. Seorang wanita dewasa datang ke Polsek Cengkareng untuk mengadukan dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya.
Namun, sebelum wanita tersebut tiba, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sudah lebih dulu melayani warga lain yang melaporkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Demi mempercepat penanganan, petugas SPKT langsung berkoordinasi dengan Tim Reserse Kriminal (Reskrim).
"Kemudian anggota SPKT ini menelepon piket Reskrim dan memberitahukan bahwa ada dua laporan. Yang pertama laporan curanmor, yang kedua KDRT," jelas Wisnu.
Berdasarkan keterangan Kapolsek Cengkareng, korban KDRT tersebut diminta untuk menunggu sejenak karena petugas sedang merampungkan proses laporan curanmor yang tiba lebih awal. Tidak berselang lama, tim piket Reskrim langsung turun ke lobi SPKT untuk melayani pelapor pertama.
Situasi berubah ketika sirine tanda apel siaga berbunyi di komando Polsek Cengkareng. Mendengar suara sirine tersebut, wanita yang hendak melaporkan dugaan KDRT itu mendadak langsung meninggalkan area polsek tanpa memberikan pemberitahuan kepada petugas.
"Sirene dibunyikan (untuk apel siaga). Bersamaan sirene dibunyikan, ibu pelapor KDRT tersebut langsung pulang tanpa pemberitahuan," tutur Wisnu.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
