Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 20.10 WIB

X Dihujani Permintaan Reset Password, Diduga Ada Serangan usai X Money Meluncur

Ilustrasi: Media sosial Twitter atau X mengalami gangguan. (Freepik) - Image

Ilustrasi: Media sosial Twitter atau X mengalami gangguan. (Freepik)

JawaPos.com - Platform media sosial X tengah menyelidiki lonjakan permintaan pengaturan ulang kata sandi yang diterima sejumlah penggunanya. Fenomena ini mencuat setelah banyak pengguna melaporkan mendapatkan email reset password meski tidak pernah meminta perubahan kata sandi.

Pihak X menduga aksi tersebut berkaitan dengan upaya pihak tidak bertanggung jawab yang ingin memanfaatkan momentum setelah layanan pembayaran X Money diluncurkan secara lebih luas. Meski demikian, perusahaan mengaku belum menemukan bukti adanya peretasan yang berhasil menembus sistem.

Seperti dilansir dari TechCrunch, insinyur produk X, Mridul Singhai, menyampaikan bahwa perusahaan sedang menangani laporan mengenai permintaan pengaturan ulang kata sandi yang terjadi secara massal.

"Para penyerang tampaknya meyakini bahwa, kini setelah @XMoney tersedia secara luas, mereka dapat memperoleh akses tidak sah ke akun-akun pengguna," tulisnya.

"Kami sedang menyelidiki masalah ini secara aktif dan, sejauh ini, belum menemukan bukti adanya pelanggaran keamanan. Kami memohon maaf atas banyaknya email yang masuk dan menghargai kesabaran Anda sementara kami berupaya menyelesaikan masalah ini,” imbuhnya.

X Money sendiri merupakan layanan pembayaran yang baru diperkenalkan oleh X. Layanan tersebut menawarkan sejumlah fitur finansial, termasuk kartu bank, serta ditujukan untuk mendukung transaksi di dalam ekosistem platform.

Kehadiran layanan keuangan ini juga membuka peluang baru bagi para kreator untuk menerima pembayaran melalui X. Di sisi lain, pengembangan X Money menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas aktivitas ekonomi digital di dalam platformnya.

Namun, layanan yang berkaitan dengan transaksi finansial juga berpotensi menarik perhatian pelaku kejahatan siber. X menduga lonjakan permintaan pengaturan ulang kata sandi tersebut mungkin menjadi salah satu upaya untuk mendapatkan akses ke akun pengguna.

Hingga saat ini, X belum memberikan penjelasan lebih lanjut melalui akun resmi perusahaan. Pihak perusahaan juga belum menyampaikan respons terkait pertanyaan mengenai insiden tersebut.

Meski belum ada konfirmasi mengenai kebocoran atau pembobolan sistem, penasihat hukum umum X, James Burnham, menegaskan bahwa perusahaan akan mengambil langkah terhadap pihak yang terbukti berusaha menjadikan pengguna sebagai sasaran.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore