
Pemimpin industri AI Tiongkok dalam forum AGI-Next Summit di Beijing (Bloomberg)
JawaPos.com - Raksasa teknologi Meta dilaporkan mulai membongkar akuisisi startup kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok, Manus, yang sebelumnya bernilai sekitar USD 2 miliar.
Langkah tersebut menjadi upaya paling nyata Meta untuk mematuhi perintah divestasi yang dikeluarkan pemerintah Tiongkok sekitar dua bulan lalu. Beijing menilai transaksi tersebut menyangkut isu keamanan nasional dan teknologi strategis.
Seperti dilansir dari TechCrunch berdasar laporan Bloomberg, Meta telah memutus akses Manus ke berbagai sistem internal perusahaan. Kebijakan itu membuat karyawan Meta tidak lagi dapat menggunakan teknologi dan perangkat AI milik Manus untuk proyek-proyek internal.
Baca Juga:Kenapa Sampah Warga Jakarta Menumpuk dan Lambat Diangkut Pemprov DKI? Ternyata Ini Penyebab Aslinya!
Pemisahan operasional ini menjadi bagian dari proses menuju pemutusan hubungan penuh antara kedua perusahaan.
Di sisi lain, para pendiri Manus disebut tengah menjajaki penggalangan dana baru senilai sekitar USD 1 miliar dari investor eksternal. Langkah tersebut bertujuan untuk mengambil kembali kendali atas perusahaan yang sebelumnya telah diakuisisi Meta.
Skema tersebut berpotensi membuka jalan bagi pembentukan usaha patungan di Tiongkok dan bahkan pencatatan saham di Bursa Hong Kong. Pasar Hong Kong sendiri tengah menjadi tujuan sejumlah perusahaan AI Tiongkok untuk melantai di bursa, termasuk MiniMax dan Zhipu.
Kasus ini menjadi pukulan bagi ambisi industri AI Tiongkok. Pemerintah Beijing menunjukkan tekad kuat untuk mempertahankan kendali atas teknologi yang dianggap strategis, meskipun perusahaan terkait telah memindahkan operasi ke luar negeri.
Selain memaksa pelepasan aset, pemerintah Tiongkok juga memperketat pengawasan terhadap sektor teknologi. Otoritas setempat kini mewajibkan peneliti dan eksekutif perusahaan swasta memperoleh persetujuan pemerintah sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.
Tak hanya itu, sejumlah laporan menyebut perusahaan AI besar seperti Moonshot AI, StepFun, dan ByteDance juga harus mendapatkan persetujuan pemerintah sebelum menerima investasi dari Amerika Serikat.
Meski proses pemisahan dari Meta terus berjalan, Manus tetap meluncurkan sejumlah fitur baru. Startup AI berbasis agen tersebut baru-baru ini menghadirkan integrasi dengan Similarweb dan Shopify.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022