Robot humanoid menjadi semakin hidup berkat kecerdasan buatan dan perkembangan teknologi lainnya. (AP/ Wayne Zhang).
JawaPos.Com - Perusahaan pusat inovasi robot humanoid resmi didirikan di Kawasan Pengembangan Ekonomi-Teknologi Beijing.
Perusahaan yang menjadi pusat robot di Ibu Kota Tiongkok tersebut, dibangun dengan menggandeng berbagai perusahaan yang memproduksi peralatan robot lengkap, mulai dari komponen inti, hingga model robot berukuran besar.
Robot humanoid sendiri merupakan robot dengan struktur menyerupai tubuh manusia, yang dirancang Tiongkok untuk dapat mendeteksi lingkungan, mengontrol gerakan, hingga kemampuan interaksi mesin ke manusia.
Robot tersebut juga dirancang untuk dapat berpikir, belajar, dan berinovasi. Sehingga, diharapkan dapat menangani tugas yang dilakukan manusia saat ini.
Dikutip dari Antara, Minggu (5/11), Menurut Wakil Kepala Biro Ekonomi dan Teknologi Informasi Kota Beijing, Su Guobin, Tiongkok akan berusaha membangun sistem inovasi awal untuk robot humanoid dengan menggandeng beberapa perusahaan kecil dan menengah yang sudah terfokus pada pasar robot humanoid serta memiliki teknologi mutakhir.
Menurut pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, nantinya Tiongkok juga kan menggandeng dua hingga tiga perusahaan robot humanoid yang memiliki pengaruh global di tahun 2050.
“Beijing memiliki platform inspeksi pengujian robot nasional, komite teknis standardisasi robot nasional, dan akan segera membentuk dana pengembangan industri robot Beijing. Kota ini juga mencoba membangun pusat pemrosesan bersama yang nantinya bisa melayani pemrosesan dan pembuatan robot,” ungkap Su Guobin.
Disebutkan, Tiongkok mengembangkan robot humanoid atau robot super pintar ini dengan target rilis pada 2025 mendatang.
Ambisi Tiongkok ini tentu akan menambah persaingan teknologi dengan negara Amerika Serikat (AS).
Tiongkok memiliki pondasi untuk mengembangkan industri tersebut, tetapi perlu menyatukan tekad guna mendorong inovasi teknologi utama.
Pada 2027 Tiongkok disebut akan memiliki sistem industri dan rantai pasokan yang aman serta dapat diandalkan karena produk-produk terkait akan terintegrasi secara mendalam ke dalam ekonomi riil.
Tiongkok akan bekerja untuk mengkonsolidasikan komponen dasar dan mempromosikan inovasi perangkat lunak dalam hal pengembangan produk, sembari menciptakan skenario untuk manufaktur dan sektor terkait lainnya.
Nantinya, pusat inovasi tersebut juga akan membangun platform-platform induk perangkat keras dan perangkat lunak, serta fokus untuk mengatasi masalah-masalah utama yang perlu dipecahkan, seperti misalnya sistem kontrol dan sistem operasi sumber terbuka.
***

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
