
Simulasi belajar tatap muka digelar di SMP 15 Kota Surabaya pada Senin (3/8). Pemkot Surabaya/Antara
JawaPos.com–Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, mempersiapkan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan di sekolah. Meski begitu, belum ada keputusan mengenai kapan kegiatan belajar mengajar bisa kembali dilakukan di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Supomo seperti dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, pengkajian rencana pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah sudah dalam tahap final.
”Kami masih menunggu perkembangan kondisi Surabaya terkait data warga terkonfirmasi Covid-19, khususnya dalam hal ini adalah stakeholder (pemangku kepentingan) di dalam pendidikan, yaitu guru, wali murid, dan anak-anak,” kata Supomo Minggu (27/9).
Menurut dia, ketika sudah diputuskan dibuka, sekolah itu dibuka seterusnya. Nah, salah satu yang dipersiapkan dan telah berjalan adalah swab test kepada guru. Ke depan pihaknya juga melakukan test swab untuk anak-anak. Pemeriksaan spesimen usap untuk mendeteksi penularan Covid-19 dilakukan untuk memastikan semua yang datang dan mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah dalam keadaan sehat.
”Kalau tidak cermat bisa menjadi penularan, kita khawatir di situ. Oleh karena itu, kita memastikan siapapun nanti yang mengikuti pendidikan tatap muka semuanya harus sehat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jadi ketika belajar tatap muka itu dibuka diharapkan tidak sampai terjadi klaster di lingkungan sekolah,” ucap Supomo.
Selain itu, menurut dia, dinas melakukan pendataan mengenai kondisi murid dan wali murid. ”Kita juga melakukan pendataan kepada wali murid. Jangan sampai nanti anak pulang kemudian tertular dan keluarganya menjadi tertular juga, jangan sampai itu,” papar Supomo.
Supomo menjelaskan, pengkajian rencana pelaksanaan pembelajaran di sekolah dilakukan dengan melibatkan ahli kesehatan dan epidemiologi. Mereka antara lain dimintai masukan dalam penyusunan prosedur operasional standar pelaksanaan pembelajaran di sekolah yang aman dari Covid-19.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=HHjHFnAwYxA

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
