
Salah satu tenaga kesehatan di Surabaya mengikuti vaksinasi ketiga sebagai immune booster. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Vaksin ketiga sebagai immune booster bagi tenaga kesehatan (nakes) mulai diberikan di Surabaya. Namun, tidak semua nakes langsung mendapatkan vaksin.
Beberapa RS membagi nakes ke dalam beberapa periode. Salah satunya adalah RS Katolik St Vincentius a Paulo (RKZ) Surabaya. Periode pertama pemberian vaksin ketiga bagi nakes dilakukan pada Selasa (10/8). Sejak pagi, belasan nakes memadati salah satu ruang rawat inap di Gedung St Yosep.
Kepala Bidang Hospital Development & Relation RKZ Agung Kurniawan Saputra menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan vaksinasi ketiga bagi 1.200 nakes. ”Pemberiannya bertahap. Untuk periode pertama ini diberikan untuk 240 nakes,” terang Agung.
Vaksin tersebut merupakan alokasi dari Dinas Kesehatan Surabaya. Sebanyak 1.200 nakes tidak bisa langsung mendapatkan vaksin karena harus bertahap. ”Hari ini (10/8), kami dapat 16 vial. 1 vial digunakan untuk 15 nakes,” tutur Agung.
Agung menjelaskan, butuh 6 tahap vaksinasi ketiga untuk bisa menjangkau seluruh nakes Manajemen RS RKZ juga meminta nakes untuk mengambil libur keesokan harinya.
”Kami edukasi supaya segera istirahat dan mengurangi aktivitas fisik. Jadwal vaksin berikutnya Jumat dan Sabtu (14/8). Jumlah yang diberikan saya rasa sama seperti hari ini (10/8), sebanyak 16 vial,” ujar Agung.
Sementara itu, di RSI Jemursari, sudah 182 nakes yang menerima vaksin ketiga. Direktur Utama RSI Jemursari Bangun Trapsilla menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan seluruh nakes untuk mendapat vaksin booster tersebut.
”Total ada 867 nakes di RSI Jemursari. Kami sudah mengajukan seluruhnya untuk mendapatkan vaksin booster,” papar Bangun Trapsilla.
Sebanyak 182 nakes sudah mendapatkan vaksin pada Jumat (6/8). Bangun mengaku belum tahu jadwal vaksin ketiga berikutnya.
”Kemarin sudah dikasih 13 vial. 1 vial bisa untuk 14 nakes,” jelas Bangun.
Untuk sistem pemberiannya, vaksin hanya akan diberikan kepada nakes yang memiliki jadwal libur keesokan harinya. ”Supaya tidak ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Kalaupun ada, besok mereka bisa istirahat,” ucap Bangun.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
