Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Januari 2023 | 21.20 WIB

Kontrak Bus Listrik di Surabaya Habis saat Lagi Sayang-Sayangnya

Photo - Image

Photo

jawaPos.com- Bus listrik bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI belakangan sudah tak tampak batang hidungnya di jalanan Surabaya. Berdasar pantauan Jawa Pos, bus tersebut mulai tak melintas di jalanan MERR sejak Minggu (1/1) hingga kemarin (3/1).

Termasuk saat Senin (2/1) pagi-siang. Tidak sedikit warga yang arep-arep bus bertenaga listrik itu datang. Padahal, saat lagi sayang-sayangnya. Sebagaimana Aditya Ikhsan yang menunggu di pemberhentian Kenjeran Park (Kenpark). Hampir 20 menit menunggu bus yang tak kunjung datang. ’’Ada yang lebih lama dari saya, ibu-ibu. Mungkin 45 menit lebih lah,’’ katanya kemarin (3/1).

Dia mengaku segera menginformasikan tidak beroperasinya bus tersebut setelah mendapat kejelasan dari rekan sejawat. ’’Akhirnya ya pakai moda lain. Sayang, informasinya terbatas. Kasihan ibu-ibu yang nunggu lama itu,’’ jelasnya.

Pengharapan datangnya bus listrik itu, kata dia, bukan hanya di Kenpark. Namun, itu terjadi di sejumlah halte bus sepanjang Ir Soekarno MERR. ’’Jika pada awal para wisatawan, ya. Sekarang orang bawa koper sudah nunggu bus listrik untuk ke Terminal Purabaya. Ini jalur potensial,’’ jelasnya.

Di akun Instagram Teman Bus pun, tak ada informasi tentang tidak beroperasinya bus listrik, khususnya di posting-an halaman utama akun tersebut. ’’Kalau ada kendala, ya baiknya pakai armada lain dulu, kan bisa. Yang bus tayo itu. Seenggaknya pelayanan bisa tetap jalan,’’ sambung pengguna lain, Rudi Agustono.

Sementara itu, Kasi Angkutan Jalan dan Penumpang Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Ali Mustofa saat dikonfirmasi membenarkan bahwa bus listrik tersebut belum beroperasi hingga kemarin (3/1).

Ali menjelaskan, belum beroperasinya bus tersebut karena terkendala kontrak yang dapat disebut habis pada 2022. Karena itu, perlu ada kontrak baru untuk melanjutkan pengoperasian pada 2023. ’’Penandatanganan kontrak antara Kemenhub dan operator untuk 2023 belum dilakukan. Jadi belum beroperasi,’’ katanya kemarin (3/1).

Ditanya pelaksanaan penandatanganan kontrak lanjutan, Ali belum dapat memastikan lebih lanjut. ’’Mudah-mudahan bisa cepat, nggih,’’ sambungnya. Terkait kontrak tersebut, pihaknya juga belum mendapatkan informasi terbaru. Terlebih tentang kepastian waktu agar bus dapat beroperasi kembali.

Meski begitu, pihaknya memanfaatkan waktu untuk terus menyosialisasikan perkembangan transportasi publik kepada semua pihak. Termasuk dengan pengemudi angkot yang beririsan dengan transportasi tersebut.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore