Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 01.55 WIB

Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Elemen Bangsa Bersatu Jaga Kamtibmas

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat safari ramadan di Polda Jatim. (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat safari ramadan di Polda Jatim. (Mabes Polri)

 
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan dan kesatuan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, kondisi kamtibmas yang kondusif menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri kegiatan safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas negara.

Kapolri menjelaskan bahwa situasi global saat ini menghadirkan berbagai tantangan bagi Indonesia. Oleh karena itu, persatuan seluruh elemen bangsa dinilai menjadi faktor penting untuk menghadapi dampak dari konflik global.

“Dan yang paling utama untuk bisa mewujudkan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi maka syarat utamanya adalah stabilitas kamtibmas, stabilitas keamanan nasional, harus terjaga. Itu tentunya menjadi PR bersama,” kata Sigit.

Ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dukungan dari berbagai elemen bangsa menjadi hal yang sangat penting.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen bangsa, TNI, Polri harus solid. Didukung oleh ulama didukung oleh seluruh elemen pemuda, masyarakat, buruh, semua harus bersatu sehingga kemudian ini menjadi pekerjaan kita bersama,” ujar Sigit.

Kapolri juga mengingatkan bahwa Indonesia pernah menghadapi situasi sulit ketika pandemi Covid-19 melanda. Kondisi tersebut sempat memicu tekanan terhadap perekonomian nasional.

Namun menurutnya, Indonesia mampu melewati masa sulit tersebut berkat kebersamaan seluruh elemen bangsa. Persatuan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi krisis tersebut.

“Namun alhamdulillah karena saat itu kita semuanya bersatu. Umarah, ulama, masyarakat, rakyat semua bersatu. Saat itu kita bisa menghadapi itu semua dan dalam waktu cepat pertumbuhan ekonomi kita kembali meningkat bahkan kita bisa berada di salah satu negara tertinggi saat itu pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan negara-negara maju negara-negara G20,” ucap Sigit.

Ia menilai kondisi global saat ini menghadirkan tantangan yang berbeda, namun memiliki dampak yang tidak kalah besar. Karena itu, kebersamaan seluruh elemen bangsa kembali menjadi faktor penting.

“Saat ini kita menghadapi tantangan yang sama dalam bentuk berbeda. Namun saya meyakini apabila kita semua kompak bersatu tentunya permasalahan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui bersama,” tambah Sigit menekankan.

Selain menjaga stabilitas keamanan, Kapolri juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah. Di antaranya adalah upaya diplomasi perdamaian dunia yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

“Oleh karena itu memang kuncinya adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Yang pasti pemerintah tentu akan mengambil langkah-langkah yang konkret untuk tetap menjaga agar stabilitas ekonomi kita khususnya terkait dengan harga-harga minyak tetap terjaga,” papar Sigit.

Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul. Hal tersebut dinilai penting karena Indonesia akan menghadapi bonus demografi dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Sigit, momentum tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju. Dengan pengelolaan sumber daya yang baik, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat perekonomian nasional.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore