Ilustrasi perceraian suami dan istri. (Canva)
JawaPos.com - Fenomena istri menggugat cerai suami di Indonesia, tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Tren ini terjadi dalam beberapa tahun terakhir di berbagai daerah, termasuk Kota Surabaya.
Di Surabaya, sepanjang 2025, dari 6.080 gugatan cerai yang dicatat Pengadilan Agama (PA) Surabaya, 4.469 gugatan dilayangkan oleh pihak istri. Adapun alasan yang mendasari adalah ekonomi, perselingkuhan, hingga KDRT.
Psikolog Universitas Airlangga (Unair), Atika Dian Ariana menuturkan keberanian perempuan untuk menggugat cerai, tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi, sebab banyak faktor pendukung yang melatarbelakangi keputusan tersebut.
"Faktor yang membuat perceraian itu sangat kompleks, bukan hanya dari sisi finansial saja, tetapi bagaimana kemampuan perempuan untuk membuat keputusan, bisa jadi membuat mereka lebih berani," tutur Atika, Kamis (22/1).
Menurutnya, kemandirian ekonomi dan latar belakang pendidikan perempuan berpengaruh pada tingginya angka perceraian. Meski begitu, Atika menekankan masalah rumah tangga tidak bisa disebabkan oleh satu faktor saja.
Perempuan berpendidikan tinggi dan mandiri secara finansial, kata Atika, lebih mampu mengambil keputusan, berbeda dengan ketika ketergantungan ekonomi, yang memaksa perempuan bertahan dalam hubungan tak sehat.
“Latar belakang pendidikan membuat mereka tidak lagi khawatir soal finansial atau dukungan pengasuhan anak setelah berpisah. Jadi, pendidikan dan ekonomi itu membuat mereka lebih berani bertindak,” tambahnya.
Selain faktor internal, media sosial turut memicu perceraian. Atika mengaku kerap mendapti pasangan muda kerap terjebak pada validasi sosial, membandingkan kehidupan rumah tangga mereka dengan idealisme dunia maya.
"Misalnya pasangan muda yang melihat orang lain sudah punya rumah, mobil, sementara mereka masih berjuang. Jika ini tidak disikapi dengan bijak, akan muncul ketidakpuasan yang tidak proporsional,” tukas Atika.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
