
Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik laksanakan cek kesehatan gratis (CKG). (Istimewa)
JawaPos.com-Sebanyak 40.343 siswa di Kota Pudak sudah menjalani cek kesehatan gratis (CKG). Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik mencatat temuan gangguan kesehatan siswa cukup mencengangkan. Salah satunya 2.040 anak SD mengalami gangguan mata.
Jumlah itu akan terus berkembang, sebab belum semua siswa dilakukan CKG. Berdasar data Dinkes pada Selasa (30/9), 32 siswa SMP dan SMA terdeteksi diabetes militus, lalu 29 siswa mengalami hipertensi. Selain penyakit tersebut, CKG juga menemukan banyak siswa mengalami gangguan telinga, gigi, hingga kulit.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Gresik dr Anik Lutfiyah mengatakan, diabetes yang diderita anak SMP dan SMA biasanya mengarah ke tipe 2. Yakni yang disebabkan karena pola hidup.
"Namun tetap harus pemeriksaan lebih lanjut. Karena CKG ini skrining awal dan kami berikan rujukan untuk pemeriksaan lanjutan," ucap Anik Lutfiyah.
Karena itu Dinkes berharap orang tua lebih peduli kepada anak-anaknya. Agar hasil dari CKG segera ditindaklanjuti dengan memeriksakan anaknya di puskesmas atau rumah sakit. Sebab jika dibiarkan dikawatirkan terjadi komplikasi.
Dokter mantan Kepala Puskesmas Sukomulyo itu berpesan agar orang tua juga mengawasi apa yang dikonsumsi sang anak. Terutama makanan dan minuman.
"Kurangi minuman instan, perbanyak minum air putih. Karena tidak sedikit juga usia produktif ginjalnya sudah bermasalah," imbuh Anik Lutfiyah.
Dari CKG itu, sebanyak 396 siswa SD juga terdeteksi berisiko mengalami diabetes militus. Dari risiko yang sudah terdeteksi itu orang tua harus benar-benar mengontrol apa yang dikonsumsi anak.
"Meski masih kecil, yang beresiko ini memang sebaiknya dikontrol minum yang manis-manis," ujar Anik Lutfiyah.
Sejumlah puskesmas terus memperluas cakupan CKG. Seperti Puskesmas Industri, salah satu puskesmas dengan sasaran siswa paling banyak. Para siswa SMAN 1 Gresik menjadi yang pertama diperiksa untuk jenjang sekolah menengah.
"Di wilayah kami, siswa SD dan SMP sudah selesai, tinggal siswa SMA. Tapi dari CKG yang sudah berjalan, gangguan mata dan kadar gula darah tinggi cukup dominan," ucap Kepala Puskesmas Industri dr Dwi Puspitasari.
Hal itu tidak terlepas dari gaya hidup anak jaman sekarang. Temuan itu tidak lepas dari kebiasaan anak-anak sekarang. Yakni pengaruh berlama-lama bermain smartphone hingga konsumsi minuman dengan kadar gula tinggi.
"Perlu orang tua lebih memperhatikan, apalagi setelah mengetahui hasil CKG ini," beber Dwi Puspitasari.
Masalah gangguan mata juga banyak ditemukan Puskesmas Kebomas. Kepala Puskesmas dr Ovaldo Kurniawan mengatakan, data sementara ada 442 siswa matanya terganggu. Lalu 184 siswa mengalami prediabetes serta 89 siswa hipertensi.
"Data masih terus berjalan karena belum semua siswa kami periksa," ungkap Ovaldo Kurniawan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
