
Ilustrasi Pemkot Surabaya mulai pendataan warga door to door mulai 1 Oktober. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk menyalurkan bantuan sosial tepat sasaran. Salah satunya dengan melakukan pendataan door to door mulai 1 Oktober 2025.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya M. Fikser mengatakan, Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) penting sebagai fondasi kebijakan yang akurat.
"DTSEN adalah program strategis pemerintah untuk menyatukan data kependudukan dan sosial ekonomi warga dengan mencocokkannya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK)," ujar Fikser, Minggu (28/9).
Ada tiga tujuan pemutakhiran data. Pertama, menciptakan Satu Data untuk semua program, memastikan pemerintah hanya memiliki satu sumber data yang sama untuk semua kebijakan, mulai dari subsidi hingga perlindungan sosial.
"Tujuan kedua, menjamin program tepat sasaran. Tanpa data terbaru, bantuan sosial akan berisiko salah sasaran. Ini adalah upaya kami meminimalisir inclusion error dan exclusion error," sambung M. Fikser.
Kemudian, data yang mutakhir bisa mendukung perencanaan lebih baik bagi pembangunan jangka panjang. Khususnya dalam merancang intervensi di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan berbasis data.
Fikser mengatakan saat ini, Pemkot Surabaya sedang memberikan pelatihan kepada petugas, 25 - 28 September 2025. Pelatihan ini adalah langkah krusial untuk menjamin akurasi data, sebelum petugas door to door.
Pendataan akan dilakukan secara digital menggunakan aplikasi resmi BPS, FASIH-Mobile, dan dilengkapi dengan pengambilan foto rumah serta pencatatan lokasi dengan geotag untuk menjamin akurasi.
Masyarakat Kota Surabaya diimbau untuk kooperatif saat petugas datang ke rumah mulai 1 Oktober hingga 30 Oktober 2025. Fikser memastikan data warga tetap aman, informasi yang dikumpulkan dijaga kerahasiaannya.
“Partisipasi warga sangat menentukan. Data yang lengkap akan membuat program pembangunan di Surabaya semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Petugas juga sudah dilatih," tukas Fikser.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
