
Puluhan sepeda motor dirusak hingga dibakar massa. Demo di Surabaya hari ini, Jumat (29/8) ricuh. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Demo di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, berakhir ricuh. Sejak awal, ribuan massa yang tergabung dari masyarakat sipil dan mahasiswa bentrok dengan aparat.
Tidak ada orasi. Ribuan massa langsung memblokir Jalan Gubernur Suryo. Mereka lalu menghujani aparat kepolisian yang berada di dalam Gedung Negara Grahadi, dengan beberapa benda.
Mulai dari kerikil, batu bata, hingg ranting pohon dilempar oleh massa ke dalam Gedung Grahadi. Tak sampai 30 menit, suasana di lokasi demo mencekam, saat aparat kepolisian menembakkan meriam air.
Massa pun berhamburan menyelamatkan diri. Tidak terima, massa membalas dengan barang-barang uang lebih besar, seperti pot bunga. Beberapa fasilitas umum, seperti tong sampah, hingga tiang listrik, mereka ambil dan dilemparkan ke aparat.
Alih-alih meredam, kemarahan massa aksi semakin memuncak. Mereka menyalakan petasan dan diarahkan ke aparat. Bahkan, massa aksi mengambil puluhan sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi aksi.
Motor-motor tersebut dibawa ke tengah massa dan diinjak-injak secara berkelompok hingga ringsek. Setelah itu, mereka membakar motor tersebut. "Revolusi, revolusi, revolusi," teriak massa di tengah kobaran api dari sepeda motor.
Dari data yang diterima JawaPos.com, total sepeda motor yang dirusak massa aksi berjumlah 21. Salah satunya Humas Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Erwin.
"Ya cuma bisa pasrah. Taunya ya tadi kata teman-teman. Kayanya sih dibakar pake molotov. Pas kejadian saya lagi sembunyi (karena suasana demonya ricuh). Motornya Jupiter Z 2007," ucap Erwin pasrah melihat motornya sudah menjadi kerangka. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
