
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar di kelas. Dinas Pendidikan Surabaya kesulitan menambah kelas karena kesulitan lahan. (Istimewa)
JawaPos.com- Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya berencana merenovasi sebanyak 15 bangunan SD negeri pada tahun ini (2025). Namun, persoalan lahan menjadi kendala sehingga sulit dilaksanakan.
Salah satunya SDN Gunung Anyar Tambak, Jalan Wiguna Timur, Gunung Anyar. Secara bangunan sekolah tersebut memiliki dua lantai. Namun, belum bisa menampung seluruh rombongan belajar (Rombel). Akibatnya, agar aktivitas belajar tetap berjalan, pihak sekolah menerapkan dua shift. Yakni pagi dan siang.
"Walau (SD) sudah dua lantai, tapi belum cukup menampung seluruh rombel pada satu waktu. Akibatnya, pemakaian kelas harus bergantian, pagi dan siang," kata Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati.
"Idealnya kan semua kelas belajar di pagi hari. Itu lebih nyaman, baik bagi siswa maupun orang tua. Orang tua bisa mengantar anak pagi hari, lalu melanjutkan ke kantor tanpa harus bolak-balik," ujar Ajeng Wira Wati.
Ketua Fraksi Gerinda DPRD Surabaya itu telah menyampaikan persoalan tersebut ke Dispendik Surabaya. Ajeng meminta pemkot segera menindaklanjuti laporanya dan memberikan solusi yang terbaik. Sehingga, sistem belajar dua shift tak lagi terjadi.
Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh mengatakan akses lahan yang terbatas menjadi kendala dalam proses pelaksaan dilapangan. Misalnya, lokasi pembangunan tidak memiliki lahan kosong. Secara otomatis perluasan bangunan tidak bisa dilakukan.
Solusinya menurut dia, pembangunan dilakukan secara vertikal. Selain itu, terbatasanya akses jalan kerap menjadi kendala yang kami hadapi.
"Sempitnya jalan membuat kendaraan material sulit menuju ke lokasi. Apalagi kalau sekolah berada di permukiman padat penduduk. Walaupun tidak semua, namun banyak warga yang merasa terganggu atas aktivitas renovasi bangunan," kata Yusuf.
Meski begitu, Dispendik tetap mencarikan solusi yang terbaik. Pihaknya mensiasatinya memanfaatkan kelas yang belum melakukan jam belajar secara full.
Misalnya kelas 1 dan 2. Para siswa hanya belajar beberapa jam.
Yakni dari pukul 07.00 - 10.00. Sehingga ruangan bisa digunakan dengan kelas lain. Dengan begitu, siswa yang belajar pada shift dua, tidak pulang pada sore hari.
"Tahun ini ada 15 SDN yang akan direnovasi. Mulai dari renovasi kecil hingga penambahan ruang kelas," ujar Yusuf.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
