Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Juli 2025 | 17.10 WIB

Agnes Warsiati Kembali Pimpin PGRI Surabaya, Fokus Perjuangkan UU Perlindungan Guru

Pelantikan pengurus PGRI Kota Surabaya masa bakti 2025 - 2030. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Pelantikan pengurus PGRI Kota Surabaya masa bakti 2025 - 2030. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Agnes Warsiati kembali menjabat Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Surabaya masa bakti 2025 - 2030, setelah dilantik langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Prosesi pelantikan kepengurusan PGRI Kota Surabaya, berlangsung penuh khidmat di Gedung Sawunggaling kawasan Balai Kota Surabaya, serta dihadiri oleh ratusan tenaga pendidik.

Agnes menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Wali Kota Eri Cahyadi, atas komitmennya yang terus mendukung peran dan perjuangan hak tenaga pendidik di Kota Surabaya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Walikota Surabaya yang selalu memberikan dukungan, dan terima kasih kepada Ibu Rini yang menerima penganugerahan Ibunda Guru Surabaya,” ujar Agnes, Sabtu (12/7).

Dalam kesempatan ini, Agnes mengajak seluruh guru di Surabaya untuk terus menjaga integritas dan solidaritas. Pada periode keduanya ini, Agnes akan fokus memperjuangkan undang-undang perlindungan guru.

Regulasi ini sudah dalam tahap usulan ke kementerian. “Supaya seluruh guru terlindungi saat menjalankan tugas. Apalagi Surabaya ini kan Kota Ramah Anak. Kami akan berjuang untuk guru dan anak-anak,” imbuhnya.

Bagi Agnes, keberadaan undang-undang perlindungan guru sangat penting. Ia menilai aturan itu dibutuhkan mengingat belakangan, kasus kriminalisasi terhadap guru masih kerap terjadi.

“Supaya Ibu Bapak Guru kita, ketika dia mengajar, ketika menjalankan tugas itu tidak was-was. Sebab, peran guru dalam mencerdaskan generasi muda sangat vital,” seru Agnes.

Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengapresiasi kerja keras Agnes selama periode pertama. Ia mengaku puas karena selama lima tahun ke belakang, guru-guru di Surabaya kompak untuk menjadikan pendidikan lebih baik.

“Matur nuwun dengan semangatnya PGRI Surabaya, para guru bisa bersatu dan menjadi luar luar biasa. Bu Agnes terpilih kembali, saya ucapkan selamat, berkah untuk Kota Surabaya," tutur Eri.

Ia kemudian menginstruksikan Kepala Dispendik Yusuf Masruh untuk rutin mengadakan pertemuan guru-guru dua bulan sekali. Baik itu perwakilan guru di jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA di Surabaya.

Pertemuan ini menjadi wadah diskusi bersama antara guru dan Pemkot dalam membuat program pendidikan. "Yang saya harapkan pada 2026, guru-guru bisa semakin sejahtera, karena guru ini tanpa tanda jasa," tukas Eri.

Berikut Kepengurusan PGRI Kota Surabaya masa bakti 2025 - 2030:
- Ketua : Agnes Warsiati
- Wakil Ketua I : Akhmat Suharto
- Wakil Ketua II : Matrai Faridhin
- Wakil Ketua III: Sutrisno
- Sekretaris : Sutrisno
- Wakil Sekretaris : Eko Julistiono
- Bendahara : Sutiana
- Wakil Bendahara : Denok Ribut. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore