
Viral pelatih futsal SDN Simolawang membanting pemain lawan yang sedang melakukan selebrasi kemenangan. (Ilustrasi AI)
JawaPos.com - Meski sempat viral di media sosial, kasus dugaan kekerasan oleh pelatih futsal berinisial BAS, 30 tahun, terhadap siswa SD di Surabaya berakhir damai. Orang tua korban telah mencabut laporannya.
Ayah korban, Bambang Sri Mahendra mengatakan bahwa keluarga memutuskan menempuh jalur damai, lantaran sang anak, BAI, 11 tahun, meminta kasus dihentikan karena tak ingin terduga pelaku dipenjara.
"Anak kami (BAI) secara spontan menyampaikan, 'jangan pa, Pak Guru ini jangan dipenjarakan'. Ini omongan anak saya," tutur Bambang ketika dikonfirmasi awak media, Rabu (30/4).
Tersentuh ucapan anak bungsunya, Bambang pun luluh dan memutuskan mencabut laporan terhadap pelatih BAZ. Keputusan damai ini terjadi saat kedua pihak melakukan mediasi pada Selasa (29/4).
"Kami juga manusia yang punya salah, namun bagaimanapun, ini jadi pembelajaran hukum bagi kita semua. Yang terpenting, pelaku bertanggung jawab atas pengobatan (korban), saya pikir itu sudah cukup," imbuh Bambang.
Sebelumnya, beredar luas di media sosial video pelatih futsal, BAZ, membanting pemain lawan, seusai partai semifinal antara MI Al Hidayah dengan SDN Simolawang dalam turnamen futsal SMP Labschool Unesa 1, Minggu (27/4).
MI Al Hidayah keluar sebagai pemenang dan melaju ke babak final. Pemain bernomor punggung 19, BAI, 11 tahun merayakan kemenangan dengan selebrasi di hadapan pendukungnya.
Namun secara tidak terduga, BAZ mendekat dan membanting pemain tersebut (BAI) hingga tersungkur ke lapangan. Hentakan yang cukup kuat membuat BAI cedera.
Dengan keputusan damai, laporan yang sempat dibuat oleh pihak korban pada Minggu (27/4) pukul 22.30 WIB, dengan nomor LP/B/389/IV/2025/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR, resmi dicabut. (*)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
