
Eksekusi pengosongan Hotel Garden Palace Surabaya yang sempat diwarnai kericuhan. (Fais for JawaPos.com)
JawaPos.com - Juru sita Pengadilan Negeri (PN) melakukan eksekusi pengosongan Hotel Grand Palace Surabaya, yang berada di Jalan Yos Sudarso. Kericuhan pun sempat mewarnai lantaran pihak hotel menolak dikosongkan.
PT MAMI selaku pengelola hotel tersebut kemudian berusaha menutup akses pintu, agar juru sita dan aparat kepolisian tidak bisa masuk. Aksi saling dorong antara pihak pengelola hotel dengan juru sita tak terhindarkan.
Suasana semakin mencekam ketika aparat memecahkan pintu kaca di lobby hotel. Serpihan kaca berserakan di lantai. Sementara juru sita berhasil masuk ke dalam hotel dan bergegas mengosongkannya.
Bahkan pada saat eksekusi, yakni sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (19/12), masih banyak tamu hotel yang belum melakukan checkout. Para tamu kemudian terpaksa keluar hotel melalui pintu belakang.
Garden Palace Surabaya merupakan salah satu hotel legendaris di Kota Pahlawan. Hotel itu sudah beroperasi selama 41 tahun. Mulanya, PT MAMI tidak bisa melunasi tagihan kredit kepada Bank Victoria.
Bank Victoria kemudian melelang lahan dan bangunan hotel seluas 8.000 meter itu melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya. PT Tunas Unggul Lestari (TUL) memenangkan lelang senilai Rp 217 Miliar.
Pengacara PT. TUL, Lardi mengatakan kliennya memenangi lelang atas aset tersebut. Pihaknya mengklaim hanya menjalankan hak yang telah dimenangkan secara hukum. Eksekusi pengosongan disebut sesuai dengan SOP.
“Kami menang lelang, kami di pihak PT. TUL memenangi lelang yang diadakan KPKNL. Kami diwajibkan melakukan eksekusi dengan bantuan Pengadilan Negeri. Semuanya sesuai aturan,” ujar Lardi, Kamis (19/12).
Sementara itu, perwakilan manajemen Hotel Garden Palace, Pieter mengungkapkan alasan menolak pengosongan. Ia menyoroti nasib ratusan pekerja, apabila hotel legendaris ini benar-benar gulung tikar.
“Kami harap bisa baik-baik, ketika eksekusi ini dilakukan ada 120 karyawan yang harus menanggung beban ekonomi keluarga mereka. Tolong pikirkan nasib mereka. Kami memohon untuk diberi waktu,” tukas Pieter.
Eksekusi pengosongan Hotel Garden Palace melibatkan pengamanan yang ketat. Ada dua pleton dari Polrestabes Surabaya dan satu kompi dari Polda Jawa Timur. Kemudian ratusan tenaga teknis untuk memindahkan properti.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
