
Beras menjadi kebutuhan hidup yang paling banyak dibutuhkan. (ANDY S/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com - Harga bahan pokok (bapok) saat ini tengah bergejolak. Harga komoditas-komoditas tertentu saat ini juga sedang meroket tajam.
Menyiasati harga bahan pokok yang melonjak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun segera menyiapkan strategi untuk menekan harga bahan pokok yang melambung tersebut.
Kabid Distrubusi Perdagangan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Devie Afrianto pun mengatakan bahwa saat ini pemkot tengah mewaspadai lonjakan harga bahan pokok.
Terutama pada lima bahan pokok utama menjelang Ramadhan. Di antaranya seperti beras, gula, cabai, ayam, dan telur.
"Utamanya kelima ini harus ada antisipasi agar tidak ada lonjakan," ujar Dinkopdag Kota Surabaya seperti dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Rabu (28/2).
Terkait hal itu, pihaknya mengaku sudah menyiapkan langkah antisipasi. Misalnya, segera mengamankan stok bahan pokok utama.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa sejumlah stok di pasaran aman menjelang hingga memasuki bulan Ramadhan.
"Fokusnya tetap sama, lima bapok ini," ucapnya.
Devie Afrianto juga mengatakan bahwa pemkot akan menambahkan kios Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di pasar tradisional.
Terkait hal itu, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan Bulog. Sekaligus menggandeng sejumlah distributor untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok.
"Mereka nanti bertugas untuk menyuplai," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti menjelaskan bahwa pihaknya tengah berupa untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Tujuan utamanya yakni untuk mendukung ketersediaan bahan pokok dan ketahanan pangan.
Pemkot juga sudah memberikan dukungan kepada petani konvensional melalui penggunaan teknologi pertanian.
"DKPP menyediakan peminjaman alat dan mesin pertanian (ALSINTAN) pra panen dan pasca panen, seperti hand tractor, cultivator, pompa air, rice transplanter, combine harvester, dan portable rice milling," papar Antiek.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
