Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Desember 2020 | 04.30 WIB

Dari Safari Kampung, Machfud Arifin Rangkum Keluhan Warga

Gempa susulan 2,7 SR di Banyuwangi pada Sabtu (22/5) siang. BMKG Jatim - Image

Gempa susulan 2,7 SR di Banyuwangi pada Sabtu (22/5) siang. BMKG Jatim

JawaPos.com–Menjelang Pilkada 9 Desember, Calon Wali Kota Surabaya Nomor Urut Dua Machfud Arifin makin giat menyapa warga. Senin (30/11), dia menggelar safari kampung di daerah Kapas Madya, kecamatan Tambaksari. Di sana, Machfud menemukan fakta bahwa lingkungan setempat masih membutuhkan perhatian pemerintah kota.

”Pembangunan jembatan sudah diusulkan sejak lama, tapi nggak pernah terealisasi. Masalah lingkungan juga harus diperhatikan untuk warga di sini,” tutur Machfud.

Ketika menemui warga, Machfud mengatakan, pihaknya tidak hanya berfokus untuk memikirkan apa yang bisa dilakukan pemerintah kota bagi warga. Namun juga melihat apa yang bisa dilakukan warga untuk wilayahnya sendiri.

”Lingkungan ini butuh peran dan kontribusi warga. Jangan hanya menyalahkan pemerintah, tapi warga juga harus bisa berperan dengan baik. Misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, mengolah sampah, dan lainnya,” ujar Machfud.

Ke depan, dia berjanji akan mengubah wilayah Kapas Madya menjadi lebih baik. Misalnya, dengan memperbaiki lingkungan.

”Ajang safari kampung ini bukan hanya untuk menyampaikan visi misi, tapi juga mendengar keluh kesah warga. Pemilihan semakin dekat. Harus menemui sebanyak-banyaknya warga, mendengar curhatan dan keluh kesah mereka,” ujar Machfud.

Hanan, 50, salah satu warga Kapas Madya mengungkapkan, kehadiran Machfud Arifin membuat warga senang. Artinya, calon wali kota mau mengunjungi dan berkeliling ke kampung-kampung.

”Tadi melihat beliau dari dekat. Sebelumnya tahu beliau dari baliho di jalan dan di kampung. Perwakilan kampung didengarkan curhatannya,” ujar Hanan.

Hanan berharap agar kehadiran calon wali kota mampu membuat wilayahnya lebih baik. Sebelumnya, banyak keluhan dan permintaan pendampingan ke Pemkot Surabaya, namun tidak pernah dijawab. ”Kami berharap lebih diperhatikan, dirangkul dan diajak bicara,” kata Hanan.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=s-H1aXNbHK4

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore