
BUKU NIKAH: Kementerian Agama bakal menerbitkan kartu nikah sebagai pelengkap buku nikah di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Indonesia.
JawaPos.com – Pelaksanaan tes urine untuk calon pengantin tinggal menunggu waktu. Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya kini menyusun teknis pelaksanaan tes urine. Termasuk soal pengiriman hasil tes ke keluarga sebagai bahan pertimbangan.
Kepala BNNK Surabaya AKBP Kartono mengatakan, calon pengantin yang akan menikah mulai saat ini harus menjalani tes urine lebih dulu di BNNK Surabaya. Tes urine menjadi syarat untuk mendaftarkan pernikahan di kantor urusan agama (KUA). ’’Sifatnya wajib karena sebagai salah satu persyaratan untuk menikah. Kami sudah menerima surat edaran dari Kemenag sebagai pelaksana tes urine,’’ katanya kemarin (7/1).
Tes urine bertujuan untuk memastikan pasangan calon pengantin bebas dari narkoba. Setelah mengetes urine, BNNK akan mengirimkan surat rekomendasi ke Kemenag dan pihak keluarga. Menurut dia, tes urine itu penting karena pasangan yang positif narkoba akan berdampak buruk bagi keluarganya. ’’Kalau orang tuanya bebas narkoba, anaknya nanti juga sehat. Kalau positif narkoba, HIV/AIDS juga bisa muncul,’’ ucapnya.
Namun, tes urine tersebut tidak akan membatalkan pernikahan yang sudah direncanakan. BNN hanya berhak membuat surat rekomendasi. Keputusan tetap menikah atau tidak setelah dinyatakan positif narkoba merupakan hak keluarga. ’’Silakan kawin, itu internal mereka. Yang penting sudah kami beri tahu. Kalau keluarga sepakat, kami rehabilitasi bersama,’’ ungkapnya.
Meski demikian, hingga kini belum ada calon pengantin yang sudah dites urine. Kini BNNK membahas teknis pelaksanaan tes urine. ’’Mulai bisa dilaksanakan. Surat edaran tanggal 1 Januari. Tadi dari Kemenag sudah hubungi kami untuk membahas pelaksanaannya,’’ paparnya.
Tentang Tes Urine
- Setiap calon pengantin wajib mengikuti tes urine di BNNK Surabaya.
- Hasil tes urine dilampirkan sebagai syarat pendaftaran pernikahan.
- BNNK juga mengirim hasil tes kepada keluarga calon pengantin dan mempelai.
- Jika hasil tes positif narkoba, keputusan melanjutkan pernikahan atau tidak diserahkan kepada keluarga.
Sumber: BNNK Surabaya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022