Pemkot Surabaya kembali mengirimkan donasi dari warga sebanyak 1,8 ton logistik untuk para korban bencana di Sumatera-Aceh. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi, yakni Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, masih terus mengalir. Salah satunya dari warga Surabaya.
Melalui Posko Peduli Bencana, warga Kota Surabaya antusias berdonasi untuk membantu para korban di Sumatera - Aceh. Sebanyak 4 truk logistik berisi 1,8 ton logistik pun kembali diterbangkan ke Aceh - Sumatra.
Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan bahwa pengiriman pada Sabtu (6/12) merupakan tahap kedua, setelah satu truk bantuan terlebih dahulu diberangkatkan pada 4 Desember 2025.
“Sesuai arahan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kami berkoordinasi dengan BPBD Jatim untuk memantau kondisi di lokasi bencana agar bantuan yang dikirim benar-benar sesuai," tutur Irvan, Senin (8/12).
Irvan mengungkapkan bahwa Posko Peduli Bencana Sumatra - Aceh di Balai Kota Surabaya disiapkan untuk memfasilitasi warga Kota Pahlawan yang ingin menyalurkan bantuan untuk korban bencana.
"Kami bertugas memfasilitasi seluruh warga Surabaya yang ingin berbagi bantuan bagi saudara-saudara kita di Sumatra, khususnya di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti mengatakan bahwa bantuan logistik pada tahap kedua ini mencapai 1.875,17 kilogram alias 1,8 Ton.
Logistik tersebut, meliputi beras, mi instan, gula, bubur bayi, susu bayi, deterjen, obat-obatan, multivitamin, hingga sepatu boot. Semua itu dikirim untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban bencana di pengungsian.
“Seluruh bantuan dari Surabaya kami kirim terlebih dahulu ke BPBD Provinsi Jawa Timur, selanjutnya diterbangkan ke Sumatra. Jika nanti bantuan kembali terkumpul dalam jumlah memadai, akan kami kirimkan lagi,” ucap Linda.
Saat ini, BPBD Surabaya memprioritaskan penerimaan bahan makanan, perlengkapan kesehatan, perlengkapan sanitasi, serta peralatan shelter seperti tenda, terpal, selimut, dan matras.
“Untuk sementara, bantuan berupa air minum dalam kemasan belum dapat kami terima, karena mempertimbangkan berat logistik dalam pengiriman menggunakan pesawat cargo," terangnya.
Linda juga mengimbau untuk memperhatikan jenis barang yang disumbangkan, terutama pakaian bayi, yang sebaiknya dalam kondisi baru dan layak pakai untuk mencegah iritasi atau masalah kesehatan pada balita korban bencana.
Bagi masyarakat Surabaya yang ingin menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Sumatera, dapat datang langsung ke Posko Peduli Bencana di Balai Kota Surabaya setiap hari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
