
Foto udara bangunan mushalla yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (30/9/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pencarian korban tragedi runtuhnya bangunan di area Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (1/10) per pukul 21.10 WIB, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 7 orang korban.
Dari jumlah tersebut, 5 orang korban dinyatakan selamat dan 2 orang korban meninggal dunia. Data ini disampaikan oleh Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo.
"Jadi pada hari ini, kita telah berhasil mengevakuasi tujuh korban. Dengan rincian lima selamat dan dua dalam kondisi meninggal dunia. Kita upayakan semaksimal mungkin juga malam ini," ujar Bramantyo, Rabu (1/10).
Ia menjelaskan bahwa 7 korban yang berhasil dievakuasi adalah status merah (masih ada tanda kehidupan).
Mereka dievakuasi dari zona A1 (dekat pintu keluar) dan zona A4 (disamping kanan A1, di bawah reruntuhan beton.
1. Mr X, meninggal dunia, ditemukan pukul 14.48 WIB di area A1, dievakuasi ke RSI Siti Hajar
2. Syehlendra Haical Raka Aditya, selamat, ditemukan pukul 15.22 WIB di area A1, dievakuasi ke RSUD Notopuro
3. Muhammad Wahyudi, selamat, ditemukan pukul 18.05 WIB dan dievakuasi ke RSUD Notopuro
4. Al Fatih, selamat, ditemukan pukul 18.41 WIB dan dievakuasi ke RSUD Notopuro
5. Mr.X, meninggal dunia, ditemukan pukul 19.01 WIB dan dievakuasi ke RSI Siti Hajar
6. Taufan Saputra Dewa, selamat, ditemukan pukul 19.16 WIB dan dievakuasi ke RSUD Notopuro
7. Saiful Rozi, selamat, ditemukan pukul 20.20 WIB dan dievakuasi ke RSUD Notopuro.
"Kita upayakan semaksimal mungkin malam ini. Kita tidak bisa berandai-andai, siapa tahu ya gitu, tetap berdoa, mungkin masih ada yang bisa kita harapkan dari rekan-rekan adik-adik kita yang tertimpa musibah," tukas Bramantyo.
Insiden tragis ini terjadi pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB. Bangunan empat lantai tersebut ambruk saat para santri Pondok Pesantren Al Khozini sedang melakukan Salat Asar rakaat kedua di lantai 1.
Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam puing-puing bangunan. Hingga Rabu malam (1/10), dilaporkan sebanyak 108 orang menjadi korban tragedi ini. Dari jumlah tersebut, 5 dilaporkan meninggal dunia dan 103 korban selamat.
Sementara total korban yang berhasil dievakuasi SAR adalah 18 orang. Hingga berita ini ditulis, Rabu (1/10) pukul 22.10 WIB, Tim SAR gabungan terus berjibaku untuk menyelamatkan korban yang masih terjebak reruntuhan bangunan.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
