
Petugas DLH kota Surabaya membersihkan area Taman Apsari usai digunakan pesta Rakyat HUT ke-80 RI, Selasa (19/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Taman Apsari, Surabaya yang berada persis di seberang Gedung Negara Grahadi mengalami kerusakan, imbas gelaran Pesta Rakyat HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Biaya untuk memulihkannya ditaksir mencapai Rp 150 Juta.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Myrna Augusta Aditya.
Myrna menyebut DLH Surabaya sudah mengecek kondisi fasilitas umum di Taman Apsari. Hasilnya, sejumlah tanaman mengalami kerusakan akibat terinjak saat berlangsungnya Pesta Rakyat pada Senin (18/8) malam.
"(Fasilitas yang rusak) hanya bangku taman (Apsari). Yang lain lebih ke tanaman yang rusak terinjak-injak. Perkiraan sekitar Rp 150 juta (biaya perbaikannya)," ujar Myrna kepada awak media, Selasa (19/8).
Myrna mengatakan, DLH Surabaya telah membersihkan sisa kerusakan di Taman Apsari. Langkah ini dilakukan agar proses perbaikan bisa segera dilaksanakan begitu material perbaikan tersedia.
"Tadi langsung, setelah dicek kerusakan, petugas DLH langsung melakukan pembersihan tanaman yang mati, dan tanah dicangkul agar siap tanam. Bertahap dilakukan penanaman mulai besok," imbuhnya.
Selama perbaikan, Taman Apsari tetap dibuka untuk umum. Masyarakat dapat berkunjung untuk bersantai maupun berolahraga. Terkait biaya perbaikan, Myrna menyebut seluruhnya akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Timur.
"Kami sudah berkoordinasi untuk segera dilakukan penggantian tanaman yang rusak oleh Provinsi Jatim. Kita perkirakan 2 atau 3 hari, karena juga harus mendatangkan tanaman dulu," terang Myrna.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan Pemprov Jatim siap menanggung penuh perbaikan Taman Apsari yang rusak pasca Pesta Rakyat di Gedung Negara Grahadi.
“Terkait taman (Apsari yang rusak) saya sudah berkoordinasi dengan Pak Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi), dan desain taman nanti juga tetap mengikuti yang sebelumnya,” jelas Khofifah.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
