Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 20.42 WIB

Ikuti Teknologi Penunjuk Arah, Penjual Es Kristal Terjebak di Jembatan Kecil, Malah Jadi Rugi

Ilustrasi – Es Batu. (Pixabay) - Image

Ilustrasi – Es Batu. (Pixabay)

JawaPos.com - Penggunaan teknologi dalam aktifitas sehari-hari bisa membantu meringankan beban. Dengan syarat harus digunakan dengan tepat dan cermat. Jika tidak, bisa berakibat fatal. Minimal dibuat pusing tujuh keliling.

Setidaknya hal tersebut dialami oleh Much. Rifa'i saat hendak mengantar pesanan es batu kristal. Tujuannya ke wilayah Desa Ngampel Kecamatan Manyar. "Belum pernah dapat pesanan wilayah sana, makanya pakai aplikasi penunjuk arah," ucap pria 36 tahun itu.

Jumlah pesanannya cukup banyak, bahkan harus diangkut pakai 1 mobil box. Karena cuan yang menggiurkan, dia pun bersemangat mengantar barang seorang diri dari Desa Peganden Manyar. "Ada banyak opsi jalur. Saya pilih yang paling dekat," ucapnya.

Rifa'i pun tancap gas sekitar pukul 15.30 WIB. Ketika tiba di kawasan Desa Sembayat, dia harus menempuh jalan berbatu. "Lihat di peta sudah hampir sampai. Saya terus tancap gas," ujarnya.

Rupanya, di ujung jalan, terdapat jembatan yang hanya cukup dilewati kendaraan sepeda motor. Alhasil, Rifa'i harus kembali memutar untuk mengantar ke lokasi tujuan. "Mau putar balik, ban mobil malah masuk ke lubang berlumpur," keluhnya.

Alhasil, dia harus meminta bantuan Damkarla Gresik untuk melakukan evakuasi. Lubang yang terlalu dalam membuat evakuasi baru berhasil sekitar pukul 21.30 WIB. "Es sudah mencair semua. Bukannya untung malah rugi," tandasnya. (yog) 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore