Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 22.30 WIB

Wamenaker Tinjau Kasus Penahanan Ijazah di Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Bilang Ini Harus Ditangani Serius

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Juliana Christy/JawaPos.com) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Juliana Christy/JawaPos.com)

JawaPos.com–Kasus penahanan ijazah oleh perusahaan UD Sentoso Seal kini menyita perhatian pemerintah pusat. Setelah ramai diperbincangkan dan memunculkan puluhan korban, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) dijadwalkan datang ke Surabaya untuk meninjau persoalan yang dinilai mencederai hak-hak pekerja.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut positif langkah tersebut. Kehadiran pemerintah pusat menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan seperti ini harus ditangani serius dan menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

"Alhamdulillah, kami dapat informasi bahwa beliau datang ke Surabaya untuk melihat langsung atau membantu menyelesaikan permasalahan ini. Ini akan menjadi contoh. Bukan hanya di Surabaya, tapi juga bisa terjadi di kota lain," ujar Eri di Surabaya, Kamis (17/4). 

Dia menekankan bahwa Pemerintah Kota tidak akan gegabah mengambil keputusan sepihak. Sebab, yang berhak menentukan benar atau salah adalah proses hukum.

"Kalau saya yang langsung memutuskan, terus bilang yang satu benar, yang lain salah, nanti malah tambah gaduh. Surabaya bisa dianggap tidak kondusif untuk usaha dan investasi. Maka biar hukum yang menentukan," tegas Eri Cahyadi.

Eri juga menyoroti pentingnya perbaikan sistem apabila dari hasil penyelidikan ditemukan ada kesalahan prosedural yang membuat hak pekerja dilanggar.

"Kalau ternyata ada yang salah sistemnya, ya harus diubah. Tapi kalau ada yang dengan sengaja melanggar hukum, ya harus dihukum. Itu saja. Sederhana. Kita hanya ingin Surabaya ini tetap tenang dan warganya terlindungi," ungkap Eri Cahyadi.

Dia mengajak semua pihak untuk menjaga marwah Surabaya sebagai kota dengan semangat gotong royong dan jiwa arek yang menjunjung tinggi keadilan.

"Surabaya punya budaya arek berani membela yang benar, tapi tetap guyub, saling bantu. Tapi kita juga harus taat hukum. Ini yang harus kita jaga bersama," ucap Eri.

Eri juga mengapresiasi bantuan dari para advokat serta aparat penegak hukum yang ikut mendampingi para korban. Salah satu bentuk pendampingan itu adalah saat Eri langsung mengawal korban saat melapor ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak hari ini (17/4). Dia berharap proses ini bisa berjalan tuntas dan menjadi pintu masuk penegakan hukum yang lebih adil bagi pekerja.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore