
Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjanjikan sebuah hutan kota untuk atasi polusi udara. (YouTube KPU Surabaya)
JawaPos.com - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjanjikan sebuah hutan kota untuk atasi polusi udara. Hal tersebut disampaikan dalam panggung debat kedua Pilwali Kota Surabaya, Kamis malam (21/11).
Menurut Eri, kualitas udara di Kota Pahlawan sangat bergantung pada transportasi dan industri. Berdasarkan data terbaru IQAir, indeks kualitas udara Surabaya berada di angka 169. Dalam artian masuk kategori tidak sehat.
Oleh karena itu, guna mengatasi persoalan polusi udara, pasangan calon Eri Cahyadi-Armuji akan mempertahankan 22 persen Ruang Terbuka Hijau di Kota Surabaya.
"Kita juga dengan tata ruang, memetakan ruang industri di mana, tempat pemukiman di mana. Itu yang akan kami lakukan," tutur Eri yang mengenakan kemeja berwarna putih polos.
Apabila diberi mandat oleh masyarakat untuk kembali memimpin Kota Surabaya, Eri-Armuji akan bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) dalam membangun hutan kota.
"Ini yang menunjukan komitmen kita untuk mengurangi polusi. Kita bekerjasama dengan BBWS terkait hutan kota, kita juga membangun taman-taman dengan pohon yang rindang," imbuhnya.
Selain kualitas udara, pencemaran lingkungan juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi pemerintah. Oleh karenanya, Eri-Armuji akan memaksimalkan bank sampah di setiap RT dan RW.
"Selama 3,5 tahun kami memimpin, Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Kota Surabaya sudah 100 persen," tukas Wali Kota Surabaya periode 2020-2025 itu.
Sebelumnya, KPU telah menjadwalkan debat publik kedua Pilwali Kota Surabaya pada Kamis malam, (21/11). Debat ini sekaligus menjadi panggung terakhir bagi pasangan calon.
Berlokasi di Hotel Mercure Mirama, Darmo, KPU memilih "Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah” sebagai tema debat pamungkas Pilwali Surabaya.
Namun, debat kedua ini menjadi panggung tunggal Eri Cahyadi-Armuji. Sementara kotak kosong sebagai lawan politik mereka tidak diberi panggung oleh KPU Surabaya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
